Laporkan Masalah

Pertimbangan Hakim Terhadap Korban Tindak Pidana Perkosaan

NABILA UNTSA HISANIYAH, Dra. Dani Krisnawati, S.H., M.Hum.

2020 | Skripsi | S1 HUKUM

Peranan penegak hukum terutama hakim sebagai seseorang yang berwenang untuk memutus suatu perkara tindak pidana perkosaan dalam proses peradilan pidana memiliki arti penting bagi perlindungan korban. Kenyataannya banyak korban yang dikecewakan oleh putusan hakim yang tidak mempertimbangkan penderitaan dan hak korban tindak pidana perkosaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hakim terhadap korban tindak pidana perkosaan dan penerapan perspektif viktimologi dalam putusan pengadilan mengenai korban tindak pidana perkosaan. Penelitian ini menggunakan metode normatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data sekunder berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Data tersebut dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian menunjukkan terjadi perbedaan antara pertimbangan hakim dalam memeriksa dan memutus perkara mengenai tindak pidana perkosaan. Hal tersebut karena perbedaan perspektif hakim dalam pertimbangannya terhadap korban dan hak-hak korban. Perspektif viktimologi harus digunakan oleh hakim dalam memeriksa dan memutus perkara tindak pidana perkosaan sehingga hakim dapat memenuhi rasa keadilan dan memberikan perlindungan bagi korban tindak pidana perkosaan.

The role of law enforcers, especially judges as someone who has the authority to decide upon cases of rape in the criminal justice process, has important meaning for the protection of victims. In fact, many victims were disappointed by the judge's decision that did not consider the suffering and rights of rape victims. The aim of this study is to determine the judge's consideration of rape victims and the application of victimology perspective in court decisions regarding victims of rape. A normative method and secondary data were used in this research. The form of secondary data were primary, secondary and tertiary legal materials. Collected data were analyzed using qualitative descriptive methods. The results of this study showed that there was a difference between the judges' deliberations in discussing and deciding cases regarding rape crime. This is due to differences point of view in the assessment and the rights of victims. Victimology perspective must be used by judges in deciding cases regarding the follow-up of rape, so that judge can give justice and protection to rape victims.

Kata Kunci : Korban, Perkosaan, Hakim

  1. S1-2020-336528-abstract.pdf  
  2. S1-2020-336528-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-336528-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-336528-title.pdf