Pembinaan dan Pengawasan Terhadap PPAT Sementara di Desa Karya Jaya Bhakti, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.
ASRIYATI, Dr. Djoko Sukisno., S.H., C.N.
2020 | Tesis | MAGISTER KENOTARIATANTesis ini bertujuan untuk menganalisis pembinaan dan pengawasan terhadap Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPAT Sementara) dan penerapan pembinaan dan pengawasan PPAT Sementara oleh Kepala Kantor Pertanahan di Kabupaten Sintang. Jenis penelitian ini adalah yuridis empiris, sedangkan sifatnya adalah deskriptif. Lokasi dalam penelitian ini adalah di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode sampling dengan wawancara di desa-desa yang masih aktif menggunakan PPAT Sementara. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan hasilnya disajikan secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, mekanisme pembinaan dan pengawasan terhadap PPAT Sementara oleh Kantor Pertanahan di Kabupaten Sintang dilakukan dengan cara mengumpulkan PPAT untuk dilakukan sharing bersama di Kantor Pertanahan dilakukan setiap 3 (tiga) bulan sekali. Sharing ini sifatnya undangan oleh karena itu tidak semua PPAT dan PPAT Sementara hadir. Pengawasan yang dilakukan dengan pemeriksaan secara langsung ke kantor PPAT Sementara hanya dilakukan ketika ada laporan dari masyarakat yang merasa dirugikan saja. Pemeriksaan secara rutin yang seharusnya dilakukan 1 (satu) tahun 1 (satu) kali tidak dilakukan bila tidak terdapat laporan. Penyerahan protokol PPAT kepada PPAT Penggantinya selama ini sudah dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Namun kurangnya ketelitian dan pemahaman PPAT Sementara dan ahli waris/keluarga akan pentingnya menyimpan protokol menimbulkan salah satu permasalahan di Desa Karya Jaya Bhakti yang merugikan pihak lain.
This thesis aims to analyze the development and supervision for the Temporary Land Deed Official and the application of the development and supervision for the Temporary Land Deed Official by the Head of the Land Registry Office in Sintang Regency. This is an empirical juridical type of research, while its nature is descriptive. The location in this research was is in Sintang Regency, West Kalimantan. The data was obtained using sampling method by interviewing in the villages which were still actively using Temporary Land Deed Official. The data analysis was performed using qualitative approach, and the results were presented descriptively. Based on the results of the study, the mechanism of development and supervision of the Temporary Land Deed Official in Sintang Regency is carried out by collecting Land Deed Official and Temporary Land Deed Official for sharing together at the Land Office once every 3 (three) months. This sharing is invitation based and therefore not all Land Deed Official and Temporary Land Deed Official are present. Supervision is carried out by checking directly to the temporary Land Deed Official office only when there are reports from the community that feel disadvantaged. Routine inspection that should be done 1 (one) year 1 (one) time is not carried out if there are no reports. Submission of the Temporary Land Deed Offiacial protocol to the Temporary Land Deed Official substitute so far has been carried out in accordance with statutory regulations. However, the lack of accuracy and understanding of the Temporary Land Deed Official and heirs / family of the importance of storing protocols raises one of the problems in Karya Jaya Bhakti Village that is detrimental to other parties.
Kata Kunci : Protokol, PPAT Sementara, Pembinaan dan Pengawasan.