Laporkan Masalah

Analysis Acceptance System of Peer-To-Peer Lending in Indonesia

I NYOMAN WIDYARGA E, Prof. Eduardus Tandelilin, Ph.D; Prof. Zaw Zaw Aung

2019 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)

Industri keuangan di Indonesia sedang mengalami transformasi signifikan yang didorong oleh perkembangan teknologi yang cepat. Kegiatan keuangan menjadi modern dengan didukung oleh inovasi dan perkembangan teknologi sehingga mengubah environment keuangan dengan cepat. Salah satu dampak dari berkembangnya keuangan modern adalah pertumbuhan investasi di perusahaan pemberi pinjaman P2P. Penelitian ini mencoba untuk menentukan niat perilaku (behavior intention) individu terhadap pinjaman P2P dengan menggunakan model penerimaan teknologi UTAUT (the unified theory of acceptance and use of technology). Model path didasarkan pada Partial Least Square, dan hasil dari penelitian ini adalah bahwa behavior intention untuk pinjaman P2P berasal secara signifikan dari pengalaman (experience), memfasilitasi kondisi (facilitating condition) dan harapan kinerja (performance expectancy). Catatan tambahan bahwa keamanan data adalah masalah utama yang dimiliki oleh pinjaman P2P. Pengoperasian perusahaan pemberi pinjaman P2P dapat menjadi ancaman atau peluang bagi perusahaan pemberi pinjaman tradisional, hal itu tergantung pada langkah-langkah dan reaksi yang akan diambil oleh perusahaan pemberi pinjaman tradisional.

The financial industry in Indonesia is undergoing a significant transformation pushed by rapid technology development. Modern financial activities supported by innovation and technology development are changing the financial environment fast and one of the impact is the investment growth in P2P lending enterprises. This study tries to determine the individual behavior intention towards P2P lending using the technology acceptance model of UTAUT (the unified theory of acceptance and use of technology). The path model is based on Partial Least Square, and the result is that the behavior intention for P2P lending derived significantly from experience, facilitating condition and performance expectancy. It is also noted that data security is a major concern that people have with P2P lending. P2P lending enterprises operation can be a threat to or opportunity for traditional lending enterprises depending on the steps that traditional lenders will take to react to their entrance.

Kata Kunci : Behavior intention, UTAUT model, traditional lending, FinTech, Peer-to-peer lending, Niat perilaku, behavior intention, model UTAUT, pinjaman tradisional, FinTech, Pinjaman Peer-to-peer

  1. S2-2019-407207-abstract.pdf  
  2. S2-2019-407207-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-407207-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-407207-title.pdf