EVALUASI USABILITY DAN EFISIENSI APLIKASI MUGITELAS DI RUMAH SAKIT UMUM HAJI SURABAYA
RIDNA T WIDYANINGRUM, Tony Arjuna, M.NutDiet, PhD, AN, APD ; Anis Fuad, S.Ked.DEA
2020 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKATLatar Belakang : Seperti yang distandarkan dalam akreditasi RS, ahli gizi harus melakukan monitoring evaluasi terhadap asugan gizi diantaranya mengamati sisa makanan pasien, karena berimplikasi klinis seperti asupan yang tidak adeqwat, memperpanjang hari perawatan, meningkatkan biaya, membuang sisa makanan yang sia-sia dan berakibat kematian. Sayangnya, kegiatan evaluasi sisa makanan sering tidak dilakukan karena metode yang selama digunakan membutuhkan waktu yang lama untuk dikerjakan. RSU Haji Surabaya telah mencoba membuat aplikasi Mugitelas yaitu untuk evaluasi sisa makanan dan asupan pasien belum diuji usabilitas dan efisiensinya. Tujuan : Mengetahui usabilitas dan efisiensi waktu dari aplikasi Mugitelas Metode : Untuk mengetahui usabilitas dengan diskriptif kwantitatif menggunakan System Usability Scale (SUS) sedangkan untuk meneliti efisiensi waktu menggunakan quasi eksperimental sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi dengan menggunakan paired t-test dan Kruskal Wallis Test . Hasil : Skor SUS adalah 88, berarti Mugitelasâ dapat diterima. Paired t-test untuk aplikasi manual vs aplikasi pv = 0,000 berarti ada perbedaan durasi antara penggunaan manual dan aplikasi, yaitu sekitar 5 menit. Sedangkan untuk tes Annova, semua variabel, usia, pendidikan, dan lama kerja tidak signifikan. Untuk penggunaan aplikasi uji-t di minggu pertama hingga minggu keempat pv diperoleh 0,146, 0,986 dan 0,713, yang berarti tidak ada perbedaan dalam kecepatan penggunaan aplikasi "Mugitelas" di minggu pertama, kedua, ketiga dan keempat. Kesimpulan : Aplikasi Mugitelas ini bisa diterima untuk pengamatan sisa makanan dan menaksir nilai gizi asupan pasien, serta dapat menghemat waktu sebesar rata-rata 5 menit per pasien dan butuh waktu tidak lebih dari satu minggu untuk bisa beradaptasi dengan aplikasi ini.
Purpose As standardized in hospital accreditation, dietisiens must monitor the evaluation of nutritional care including evaluating the patient's leftovers, because of clinical implications such as inadequate intake, extending treatment days, increasing costs, disposing of waste food leftovers and resulting in death. Unfortunately, the evaluation of leftovers is often not carried out because the methods that are used take a long time to work on. Rumah Sakit Umum Haji Surabaya has tried to make the application "Mugitelas" which is for evaluating leftovers and patient intake has not been tested for usability and efficiency. So the purpose of this study is to find out the usability and efficiency of the "Mugitelas" application. Method Quantitative descriptive to know usability used System Usability Scale (SUS) and quasi experimental, to examine the time efficiency, before and after using application, used paired t-test and ANOVA. Results SUS score was 88, means Mugitelasâ was acceptable. Paired t-test for manual vs apllication the pv = 0,000 means there is difference the duration between manual and aplication use, it is about 5 minutes. While for the Annova test, all variables, age, education, and length of work were not significant. For the t-test application usage in first week through the fourth week pv obtained 0.146, 0.986 and 0.713, which means there is no difference in the speed of use of the Mugitelas application in the first, second, third and fourth week. Conclusion Mugitelas application acceptable and efficient, can save an average 5 minutes in leftovers evaluation in each patient and takes no more than one week to be able to adapt to this application
Kata Kunci : evaluation, application, mugitelas, leftovers, usability