Laporkan Masalah

PENGARUH MUROTTAL AL-QURAN TERHADAP KADAR SEROTONIN PLASMA DAN LUARAN KLINIS STROKE ISKEMIK AKUT

ACHIRUDIN TIMORA, Dr. dr.Ismail Setyopranoto, Sp. S (K).;dr. Sekar Satiti, Sp.S(K)

2020 | Tesis-Spesialis | NEUROLOGI

Latar belakang: Pada berbagai penyakit murottal Al-Qur'an muncul sebagai terapi non farmakologis yang memiliki keunggulan dalam menimbulkan ketenangan dan rasa tentram dibandingkan terapi auditorik lain karena memiliki unsur religius dan spiritualitas yang tinggi. Terapi murottal Al-Qur'an telah cukup banyak diteliti dan terbukti memberikan efek pada peningkatan kesadaran, mood, relaksasi, atensi, nyeri, cemas/depresi, dan peningkatan luaran klinis yang lebih baik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paparan murottal Al-Qur'an terhadap luaran klinis (e-NIHSS) dan kadar serotonin plasma pada pasien stroke iskemik akut. Metode: Studi quasi eksperimental. Subjek yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi (n=32), dibagi menjadi kelompok murottal (n=16) dan kelompok non murottal (n=16). Kelompok murottal diberikan paparan murottal selama 3 hari menjalani rawat inap, dengan frekuensi 2x sehari durasi 30 menit. Diukur perubahan skor e-NIHSS dan perubahan kadar serotonin plasma saat masuk dan pulang. Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan antara delta e-NIHSS dan delta serotonin sebelum dan setelah terapi pada masing-masing kelompok (p<0,05). Lama rawat inap kelompok murottal lebih cepat dibandingkan non-murottal 4,8 +- 0,8 dibanding 6,1+-1,6 hari (p=0,016). Terdapat perbaikan rerata skor e-NIHSS yang lebih besar pada kelompok murottal dibandingkan non murottal (2,38+-1,62 dibanding 1,69+-1,04, p=0,239). Terdapat peningkatan kadar serotonin plasma yang lebih besar (41,57+-30,73 dibanding 23,38+-19,37) dengan penurunan kadar serotonin plasma yang lebih kecil pada kelompok murottal dibandingkan kelompok non-murottal (19,35+-22,48 dibanding 22,29+-20,34) p=0,342 dengan kecenderungan peningkatan serotonin plasma pada kelompok murottal dan penurunan serotonin plasma pada non-murottal. Hasil yang tidak signifikan dimungkinkan karena jangka waktu evaluasi terapi yang pendek (3 hari). Simpulan: Memperdengarkan murottal Al-Qur'an selama 3 hari pada fase akut rawat inap stroke iskemik tidak terbukti meningkatkan kadar serotonin plasma dan luaran klinisnya, akan tetapi mungkin ikut berperan dalam mempersingkat lama rawat inap.

Background: In various conditions, Al-Qur'an recitation appears as a non-pharmacological therapy which has an advantage in generating calm and a sense of peace compared to other auditory therapies because it has a religious and high spirituality. Al-Qur'an recitation therapy has been well researched and proven to have an effect on increasing awareness, mood, relaxation, attention, pain, anxiety / depression, and improving clinical outcomes. Objective: This study aims to determine the effect of Al-Qur'an recitation exposure on clinical outcomes (e-NIHSS) and plasma serotonin levels in acute ischemic stroke patients. Method: Quasi-experimental study. Subjects that met the inclusion and exclusion criteria (n = 32) were divided into murottal groups (n = 16) and non murottal groups (n = 16). The murottal group was then given murottal exposure for 3 days of hospitalization, with a frequency of 2x a day, duration of 30 minutes. Measured changes in e-NIHSS scores and changes in plasma serotonin levels on admission and discharge. Results: There was a significant difference between e-NIHSS and serotonin before and after therapy in both groups (p <0.05). The length of stay for the murottal group was shorter than for non-murottal 4.8+- 0.8 compared to 6.1 +- 1.6 days (p = 0.016). There was an improvement in the mean e-NIHSS score that was greater in the murottal group compared to non murottal (2.38+-1.62 compared to 1.69 +-1.04, p = 0.239). There was a greater increase in plasma serotonin levels (41.57+-30.73 compared to 23.38 +-19.37) with a smaller decrease of plasma serotonin levels in the murottal group than in the non-murottal group (19.35 +-22.48 compared 22.29+- 20.34, p = 0.342) with a tendency of increased plasma serotonin in the murottal group and decreased of plasma serotonin in the non-murottal group. Insignificant results are possible because of the short evaluation period of therapy (3 days). Conclusions: Listening Al-an recital for 3 days in acute ischemic stroke phase hospitalization do not improve plasma serotonin levels and clinical outcome on discharge but may contribute in shortened lenght of stay.

Kata Kunci : Terapi Murottal Al-Quran, Serotonin Plasma, Stroke Iskemik, Luaran Klinis, e-NIHSS, Al-Qur'an Recitation Therapy, Plasma Serotonin, Ischemic Stroke, Clinical Outcome

  1. S2-2020-405566-abstract.pdf  
  2. S2-2020-405566-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-405566-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-405566-title.pdf