Laporkan Masalah

IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PENELUSURAN PERKARA SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI PENGELOLAAN ARSIP BERKAS PERKARA DI PANITERA MUDA HUKUM PENGADILAN NEGERI YOGYAKARTA

YANUAR YOLA VIONITA, Faizatush Solikhah, S.Sos., M.A

2020 | Tugas Akhir | D3 KEARSIPAN

INTISARI Tugas Akhir ini membahas mengenai pengelolaan arsip berkas perkara di Panitera Muda Hukum Pengadilan Negeri Yogyakarta serta bagaimana implementasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) terhadap arsip berkas perkara, bagaimana Monitoring Implemetasi SIPP (MIS) bekerja, dan kendala-kendala yang dihadapi. SIPP merupakan web-based application yang membantu memasukkan data dalam penanganan suatu perkara, sedangkan MIS merupakan aplikasi yang berfungsi sebagai warning system terhadap SIPP. Implementasi SIPP di pengadilan merupakan kewajiban dari surat keputusan Mahkamah Agung Republik Indonesia. SIPP diciptakan untuk mengikuti perkembangan teknologi dan informasi. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data, yaitu menggunakan metode observasi partisipan dengan mengikuti kegiatan secara langsung, wawancara dengan narasumber untuk memperoleh informasi yang lebih detail, studi pustaka untuk memperoleh informasi dari berbagai sumber literatur terkait dengan tema penulis, dan dokumentasi sebagai bukti pendukung dari ketiga metode sebelumnya. Pengelolaan arsip berkas perkara di Panitera Muda Hukum sudah dilakukan dengan baik. Implementasi SIPP dalam menyajikan data arsip berkas perkara sudah baik. Adanya aplikasi MIS telah membantu dalam pengecekan terhadap kesesuaian data pada SIPP. Namun, dalam mengoperasikan SIPP dan MIS terdapat kendala seperti koneksi internet yang kurang stabil dan belum semua fitur dalam SIPP dimanfaatkan dengan optimal seperti fitur E-doc, sehingga perlu adanya pemeriksaan rutin terhadap koneksi internet, selain itu penggunaan fitur E-doc perlu diterapkan sebagai bentuk penyimpanan berkas perkara secara elektronik untuk meminimalisir kehilangan arsip berkas perkara tekstual.

ABSTRACT This final paper discusses the management of case file in Panitera Muda Hukum Pengadilan Negeri Yogyakarta and how the implementation of the Case Tracking Information System (SIPP) of case file, how the Monitoring Implementasi SIPP (MIS) works, and obstacles encountered. SIPP is a web-based application that helps to process input the data in handling a case, while MIS is an application that functions as a warning system for SIPP works systems. Implementation of SIPP in court is an obligation from decision letter of Mahkamah Agung Republik Indonesia. SIPP was created to keep abreast of technological and information developments The method used to collect data and information, there is participant observation methods by following activities directly, interviews with the informants to get more detailed information, literature study to get information from various sources of literature related to the author's topics, and documentation as supporting evidence of the three methods previous. The case file management in Panitera Muda Hukum is quite good. The implementation of SIPP in presenting case files data is also quite good. MIS application has been helpful in checking the suitability of the data at SIPP. However, in operating SIPP and MIS there are obstacles such as unstable internet connections and not all features in SIPP are utilized optimally such as the E-doc feature, so it is necessary checks the internet connection, other than that the use of E-doc features needs to be applied for electronic storage case files to minimize the loss textual case files.

Kata Kunci : Kata kunci: Implementasi, Sistem Informasi Penelusuran Perkara, Arsip Berkas Perkara

  1. D3-2020-415563-abstract.pdf  
  2. D3-2020-415563-bibliography.pdf  
  3. D3-2020-415563-tableofcontent.pdf