Laporkan Masalah

TINJAUAN YURIDIS HEWAN YANG TIDAK DIAMBIL OLEH KLIEN DALAM JASA RAWAT INAP PADA RUMAH SAKIT HEWAN PROF. SOEPARWI

KHARISMA ANGGRAENI, Annisa Syaufika Yustisia Ridwan, S.H., M.H

2020 | Skripsi | S1 HUKUM

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menganalisis mengenai akibat hukum yang timbul bagi para pihak ketika Klien tidak mengambil hewan peliharaanya setelah mendapatkan perawatan dari Rumah Sakit Hewan Prof. Soeparwi dan penyelesaian yang dilakukan oleh Rumah Sakit Hewan Prof. Soeparwi apabila hewan milik Klien tidak kunjung diambil. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat empiris yuridis dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh secara langsung melalui penelitian lapangan. Penelitian lapangan ini dilakukan melalui wawancara secara langsung dengan responden. Data sekunder diperoleh melalui penelitian kepustakaan yang mana datanya bersumber dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Kedua data tersebut akan dianalisis dengan menggunakan cara deskriptif kualitatif, sehingga data yang didapat dan dipilih dapat menjelaskan sesuai dengan apa yang ada di lapangan dan dapat memberikan kesimpulan dari permasalahan yang ada. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dipaparkan dalam penelitian ini, maka didapatkan 2 (dua) kesimpulan, yaitu: pertama, akibat hukum yang timbul bagi para pihak yaitu akibat hukum berupa ganti rugi bagi Klien karena melakukan wanprestasi dan akibat hukum terhadap hak kebendaan atas hewan peliharaan yang tidak diambil oleh Klien yang beralih menjadi milik Rumah Sakit Hewan Prof. Soeparwi. Kedua, penyelesaian yang dilakukan oleh Pihak Rumah Sakit Hewan Prof. Soeparwi apabila hewan milik Klien tidak kunjung diambil yaitu dengan melakukan pengadopsian bagi hewan peliharaan yang pulih dan melakukan pemusnahan bagi hewan peliharaan yang tidak dapat diselamatkan.

This research aims to identify and analyze the legal consequences that arise for the parties when the Clients abbandon their pets after receiving treatment from Prof. Soeparwi Animal Hospital and the settlement carried out by Prof. Soeparwi Animal Hospital if the animals are never taken by the owner. This research is a juridical empirical research using primary data and secondary data. Primary data obtained directly through field research. This field research was carried out through direct interviews with respondents. Secondary data obtained through library research where the data came from primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. Both of these data will be analyzed using qualitative descriptive methods, so that the data obtained and selected can be explained based on the field data and provide conclusions from the existing problems. Based on the results and discussion that has been presented in this study, there are 2 (two) conclusions obtained: first, the legal consequences for both parties can be divided into compensation for breach and the proprietary rights over the pet which is transferred to Prof. Soeparwi Animal Hospital. Second, the settlement carried out by the Prof. Soeparwi Animal Hospital, if the client's animal is abbandoned, by adopting a recovered pet and disposal of pets that can not be saved.

Kata Kunci : Jasa perawatan hewan, Perjanjian Jasa, Perjanjian Penelitian/ Veterinary Service, Contract of Service, Deposit Contract.

  1. S1-2020-397654-abstract.pdf  
  2. S1-2020-397654-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-397654-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-397654-title.pdf