Analisis Morfologis dan Semantis Gairaigo Dalam Man'ga Berjudul Fuku o Kiru Nara Kon'na Fuu ni Karya Shimano Yae
NITYASA PRAMESI INADYUTA, Drs. Tatang Hariri, M.A.,Ph.D.; Drs. Mulyadi, M.A.; Yayan Suyana,S.S.,M.A.
2020 | Skripsi | S1 SASTRA JEPANGTopik utama penelitian ini merupakan gairaigo yang terdapat dalam man'ga bertema fashion berjudul Fuku o Kiru Nara Kon'na Fuu ni jilid satu sampai empat. Fuku o Kiru Nara Kon'na Fuu ni bercerita tentang seorang pria bernama Satou Yuusuke yang diajari oleh adiknya, Satou Tamaki, mengenai hal-hal yang berhubungan dengan fashion, terutama bagaimana caranya untuk fashionable. Gairaigo dapat dikenal sebagai 'kata pinjaman' dalam bahasa Indonesia dan 'loanword' dalam bahasa Inggris. Penelitian ini akan membahas klasifikasi gairaigo, perubahan bentuk dan perubahan makna yang dialami gairaigo, serta fungsi gairaigo dalam konteks man'ga Fuku o Kiru Nara Kon'na Fuu ni jilid satu sampai empat. Penelitian ini menggunakan teori perubahan bentuk milik Irwin (2011) dengan inti (1) penambahan unsur dan (2) pengurangan unsur, teori perubahan makna milik Scherling (2012) dengan inti (1) Semantic Restriction, (2) Semantic Shift, (3) Semantic Extension. Terakhir, penelitian ini juga terdapat teori fungsi gairaigo milik Rebuck (2002) yang memiliki inti (1) Mengisi kekosongan leksikal, (2) Berfungsi sebagai special effect, (3) Berfungsi sebagai eufemisme. Penelitian ini akan menggunakan metode pengamatan dalam penyediaan data. Hasil dari penelitian ini adalah mayoritas gairaigo dalam man'ga Fuku o Kiru Nara Kon'na Fuu ni merupakan kata nomina dan kata yang mengalami afiksasi. Dalam man'ga penelitian ditemukan sebanyak 525 buah gairaigo nomina dan 34 buah gairaigo yang mengalami afiksasi. Gairaigo jenis nomina banyak yang merupakan nama jenis baju dan istilah yang berkaitan dengan fashion dari Barat. Ditemukan sebanyak 361 buah gairaigo yang merupakan gairaigo yang berhubungan dengan fashion. Nama jenis baju dan istilah fashion belum memiliki padanan dalam bahasa Jepang sehingga istilah-istilah ini memiliki fungsi sebagai pengisi kekosongan leksikal bahasa Jepang.
The main topic of this research is gairaigo words, taken from fashion man'ga entitled Fuku o Kiru Nara Kon'na Fuu ni, from volume 1 to volume 4. Fuku o Kiru Nara Kon'na Fuu ni is a man'ga with a story of Satou Yuusuke, a fashion beginner, who get a fashion-related guide and advice from his little sister, Satou Tamaki. Gairaigo also known as 'kata pinjaman' in Indonesian and 'loanword' in English. This research will discuss about classifications, morphological changes, semantic changes, and also the function of gairaigo words in Fuku o Kiru Nara Kon'na Fuu ni volume 1 to volume 4's context. In this research, there will be Irwin (2011)'s morphological changes theory which contains two cores: (1) element addition and (2) element reduction, Scherling (2012)'s semantic changes theory with three cores: (1) semantic restriction, (2) semantic shift, and (3) semantic extension. And last is theory of function of gairaigo from Rebuck (2002) which contains three cores: (1) filling in a lexical gap, (2s) special effect function, (3) euphemistic function. This research will use observation method as data-collecting method. The result of this research is a lot of gairaigo from Fuku o Kiru Nara Kon'na Fuu ni are noun words and words that undergo affixation. There are 525 gairaigo noun words and 34 gairaigo words that undergo affixation. A lot of gairaigo noun words are types of clothing and fashion-related terms. Writer has found 361 gairaigo words related to types of clothing and fashion-related terms. Japanese equivalent words of types of clothing and fashion-related terms are yet to be found. Therefore, gairaigo words in the Fuku o Kiru Nara Kon'na Fuu ni have a function of filling in a lexical gap.
Kata Kunci : gairaigo, loanword, fashion, man'ga