Pembenaran Streaming Ilegal terhadap Film: Survei terhadap Teknik-Teknik Netralisasi oleh Kaum Muda di Kota Yogyakarta dan Sekitarnya
AKMAL MUHAMMAD FAKHRI, Dr. Novi Kurnia, M.Si. MA.
2020 | Skripsi | S1 ILMU KOMUNIKASIPembajakan digital menjadi permasalahan yang selalu ada di era perkembangan internet ini. Salah satu bentuk pembajakan digital tersebut adalah streaming ilegal. Dengan maraknya kegiatan tersebut, penelitian ini mencoba mengetahui bagaimana kaum muda di Kota Yogyakarta dan sekitarnya membenarkan kegiatan tersebut. Teori netralisasi dan sembilan teknik netralisasi digunakan dalam penelitian ini untuk melihat bagaimana kaum muda di Kota Yogyakarta dan sekitarnya membenarkan streaming ilegal. Dengan menggunakan metode survei deskriptif, penelitian ini menemukan bahwa teori netralisasi memiliki tingkat partisipasi yang rendah. Artinya, kaum muda di Kota Yogyakarta dan sekitarnya cenderung tidak membenarkan kegiatan streaming ilegal. Akan tetapi, dari hasil survei tentang perilaku mengonsumsi film, ditemukan bahwa perilaku responden bersifat positif terhadap streaming ilegal.
Digital piracy is a problem that is still exist in this era of internet development. One of its forms is illegal streaming. With the booming that activity, this research tried to discover how youths in Yogyakarta City and its surroundings justify that activity. Neutralization theory and its nine neutralization techniques are used in this research to see how youths in Yogyakarta City and its surroundings justify illegal streaming. Using the descriptive survey method, this research found out that neutralization theory has a low participation rate. In other words, youths in Yogyakarta City and its surroundings tend to not justify illegal streaming. But, according to the results of the survey on movie consumption behavior, it was found out that respondents� behavior are positive to the illegal streaming.
Kata Kunci : pembajakan digital, streaming ilegal, kaum muda, teori netralisasi, konsumsi film