Pengaruh Pemberian Tepung Cangkang Kerang Darah (Anadara granosa) terhadap Kadar Testosteron Kenari (Serinus canaria)
FEBRYANA SAPUTRI, Prof. Dr. drh. Pudji Astuti, MP.
2020 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWANBeberapa tahun terakhir kontes burung kicau semakin populer di Indonesia karena dianggap menguntungkan. Testosteron merupakan hormon yang memicu keinginan berkicau pada burung kicau. Zinc dalam limbah cangkang kerang berpotensi sebagai inhibitor aromatase sehingga secara tidak langsung dapat meningkatkan kadar testosteron dalam tubuh. Penelititian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung cangkang kerang darah (Anadara granosa) terhadap kadar testosteron burung kenari. Penelitian ini menggunakan 6 burung kenari jantan jenis Yorkshire yang dibagi dalam dua kelompok, kelompok perlakuan dan kontrol. Pada kelompok perlakuan, burung diberi 0,1 g tepung cangkang kerang, sedangkan kelompok kontrol hanya diberi biji kenari. Perlakuan diberikan sehari sekali selama 40 hari. Setelah 40 hari perlakuan, darah diambil secara intrakardia untuk diambil serumnya. Serum tersebut sebagai bahan untuk pengukuran kadar testosteron. Kadar testosteron diukur dengan metode Enzyme-linked Immunosorbent Assay (ELISA) kompetitif. Hasil penelitian ini diperoleh rerata kadar testosteron serum kelompok perlakuan 0,31 SD 0,159 ng/ml dan kontrol 0,04 SD 0,006 ng/ml. Analisis statistik menunjukan pemberian tepung cangkang kerang berpengaruh signifikan (p<0,05) terhadap kadar testosteron serum burung kenari jantan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, pemberian tepung cangkang kerang darah ternyata dapat meningkatkan testosteron burung kenari.
The last few years the song birds contest has become more popular in Indonesia because it is considered profitable. Testosterone is a hormone that triggers the desire to sing on singing bird. Zinc in shellfish waste has the potential as an aromatase inhibitor so that it can increase testosterone levels indirectly in the body. This study aims to determine the effect of giving blood clams shell (Anadara granosa) to testosterone levels of canaries. The animals used in the study were Yorkshire male canaries which were divided into two groups, the treatment and control groups. In the treatment group, birds were given 0,1 g of shell flour, while the control group was given only canary seeds. The treatment was given once a day for 40 days. After 40 days, blood were collected intracardiacally. The serum were used as samples for the testosterone level measurement. Blood serum testosterone levels were analyzed using competitive Enzyme-linked Immunosorbent Assay (ELISA). The results indicate the average testosterone level in the treatment group is 0,31 SD 0,159 ng / ml and the control is 0,04 SD 0,006 ng / ml. Statistical analysis showed that administration blood clams shell flour had significant effect (p<0,05) on male canaries. The results of this study concluded that the administration of blood clams shell flour can increase canary testosterone.
Kata Kunci : Canary, clams, zinc, testosterone, ELISA