Laporkan Masalah

Profil dan Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Status Nutrisi pada Anak dengan Orofacial Cleft (OFC) di RSUP Dr. Sardjito Tahun 2016-2018

ADE IFALLIAH P K W, dr. Braghmandita Widya Indraswari, M.Sc, Sp.A ; dr. Retno Sutomo, Ph.D, Sp.A (K)

2020 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Latar Belakang : Celah orofasial merupakan cacat bawaan yang paling sering ditemui. Masalah nutrisi dan pertumbuhan merupakan masalah yang umum di antara anak-anak dengan celah orofasial (celah bibir dengan atau tanpa langit- langit). Mekanisme menghisap tidak efektif pada anak-anak ini terutama mereka dengan celah langit-langit yang mengakibatkan ketidakmampuan untuk menghasilkan tekanan negatif dan gerakan menghisap menyebabkan kelelahan sebelum selesai menyusui. Sehingga gangguan pertumbuhan pada anak-anak ini terkait dengan pemberian makan yang tidak memadai; menyebabkan bayi berat rendah pada tahun pertama kehidupan, di mana perawatan sangat penting pada tahap awal. Tujuan : Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status nutrisi anak dengan celah orofasial dan mengetahui perubahan status nutrisi setelah dilakukannya koreksi pada celah orofasial. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan potong lintang. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa rekam medis pasien. Didapatkan 62 subjek dengan celah orofasial yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi usia 0-5 tahun. Hasil : Status nutrisi anak dengan OFC berdasarkan berat badan sesuai usia dan berat badan sesuai tinggi badan menunjukkan 75,8% termasuk dalam kategori normal, akan tetapi berdasarkan tinggi badan sesuai usia menunjukkan 53,2% termasuk dalam kategori stunted dan severely stunted. Setelah dilakukan koreksi labioplasti hanya status nutrisi berdasarkan berat badan sesuai usia yang menunjukkan perbedaan yang bermakna yaitu nilai p= 0,001. Pendidikan ibu tidak mempengaruhi status nutrisi pada anak dengan OFC. Pendidikan ayah berhubungan secara bermakna dengan status nutrisi pada parameter tinggi badan sesuai usia (p=0,046). Kesimpulan : Anak dengan OFC mempunyai masalah nutrisi terbesar pada aspek tinggi badan sesuai usia. Koreksi labioplasti mempunyai hubungan yang bermakna terhadap perubahan status nutrisi terutama aspek berat badan anak tersebut.

Background : Orofacial cleft is the most common congenital defect. Nutritional and growth problems are common among children with orofacial cleft (cleft lip with or without cleft palate). The sucking mechanism is ineffective in these children especially those with cleft palate resulting in inability to produce negative pressure despite sucking movements leading to fatigue before completion of feeding. The growth disorders in these children are mainly related to insufficient feeding; leading to low-weight infants in the first year of life, in which treatment is essential at early stages. Aim : To determine the factors associated with the nutritional status of children with orofacial cleft and determine changes in nutritional status after correction of the orofacial cleft. Method : This research is a descriptive analytic study with cross sectional design. This study uses secondary data in the form of patient medical records. There were 62 subjects with orofacial cleft that met the inclusion and exclusion criteria of age 0-5 years. Result : The nutritional status of children with OFC based on body weight according to age and body weight according to height showed 75.8% included in the normal category, but based on height according to age showed 53.2% included in the stunted and severely stunted categories. After correction of labioplasty, only nutritional status based on body weight according to age showed a significant difference, the value of p = 0.001. Mother's education does not affect nutritional status in children with OFC. Father's education is significantly related to nutritional status on height parameters according to age (p = 0.046). Conclusion : Children with OFC have the greatest nutritional problems at the height aspect according to age. Correction of labioplasty has a significant relationship to changes in nutritional status, especially aspects of the child's weight.

Kata Kunci : celah orofasial, status nutrisi, koreksi labioplasti/orofacial cleft, nutritional status, labioplasty correction

  1. S1-2020-397857-abstract.pdf  
  2. S1-2020-397857-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-397857-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-397857-title.pdf