Laporkan Masalah

PEMBINAAN DAN PENGAWASAN MAJELIS PENGAWAS DAERAH TERHADAP NOTARIS YANG TIDAK BEKERJA SECARA NYATA DI KABUPATEN SLEMAN

AMANDA NARISWARI, Dr. Mailinda Eka Yuniza, S.H., LL.M.

2020 | Tesis | MAGISTER KENOTARIATAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan pembinaan dan pengawasan yang dilakukan Majelis Pengawas Daerah Kabupaten Sleman terhadap Notaris yang tidak bekerja secara nyata dan mengetahui kendala Majelis Pengawas Daerah dalam melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap Notaris yang tidak bekerja secara nyata. Penelitian ini merupakan penelitian yang berjenis empiris normatif yang bersifat deskriptif yang didukung dengan wawancara responden dan narasumber, dilakukan untuk mendapatkan data primer yang kemudian didukung data sekunder. Seluruh data yang terkumpul dianalisis dengan metode kualitatif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pada praktiknya di Kabupaten Sleman masih terdapat Notaris yang tidak bekerja secara nyata, peran MPD Kabupaten Sleman dalam pembinaan dan pengawasan terhadap Notaris yang tidak bekerja secara nyata dengan melakukan pemeriksaan rutin lalu membuat Berita Acara Pemeriksaan yang berisi kantor tersebut tutup dan melaporkan secara lisan kepada MPW, MPD juga memantau Notaris melalui aplikasi Siemon terkait laporan bulanan untuk memastikan Notaris tersebut bekerja nyata atau tidak. MPD berupaya melakukan pemanggilan saat adanya laporan masyarakat juga mencari informasi keberadaan Notaris pada masyarakat dan melakukan pendekatan persuasif pada Notaris yang dapat ditemui. Kendala Majelis Pengawas Daerah dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terbagi atas 2 faktor. Faktor yang pertama dari MPD yang disebabkan kantor Notaris yang tutup menyulitkan MPD bertemu Notaris yang tidak bekerja secara nyata. Faktor yang kedua dari Notaris yang disebabkan oleh perpindahan domisili Notaris, Notaris yang menunda pemeriksaan dan Notaris yang tidak dapat dihubungi oleh MPD.

This research aims to study and analyze the implementation of coaching and supervision conducted by the Sleman Regency District Supervisory Board of Notary that do not work in practice and to study the coordination of the Regional Supervisory Council in carrying out coaching and supervision of Notary who do not work in practice. This research is an normative empirical research that contains descriptive supports and supported by interview respondents and informants. This interviewing activities conducted to obtain primary data then supported by secondary data. All the data that have been collected were analyzed using qualitative methods. The results of this research explained that in practice at Sleman District Regency had Notary that do not work in practice, the role of the Sleman Regency Regional Supervisory Board in the guidance and supervision of Notary who did not work in practice by carrying out routine checks and then made the report of routine checks which contained the office closed, reported verbally to Regional Supervisory Council, monitoring the Siemon application to make sure the Notary do work in practice or not. MPD attempted to called the Notary if there were a report, seeking information from the public and fellow Notary also take a persuasive approach. The Constraints of the Regional Supervisory Board in conducting guidance and supervision is divided into 2 factors. The first Factor from the Regional Supervisory Council caused by the Notary Office is closed. The second factor from the Notary caused by the displacement of the Notary domicile, the Notary Public who delays routine checks and the Notary who cannot be contacted by the Sleman Regency Regional Supervisory Board.

Kata Kunci : Pengawasan, Pembinaan, Majelis Pengawas Daerah, Notaris

  1. S2-2020-433244-abstract.pdf  
  2. S2-2020-433244-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-433244-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-433244-title.pdf