Laporkan Masalah

EDUKASI MUSEUM BENTENG VREDEBURG YOGYAKARTA UNTUK ANAK-ANAK MELALUI CERITA BERGAMBAR.

IRFAN WASKITHA ADI, Dra. D.S. Nugrahani, M.A.

2020 | Skripsi | S1 ARKEOLOGI

Penelitian ini berfokuskan pada edukasi museum menggunakan cerita bergambar yang dibuat oleh penulis. Cerita bergambar tersebut kemudian diujikan pada sasaran penelitian yang merupakan anak kelas 3 sampai 6 Sekolah Dasar yang berkunjung ke museum. Penelitian dilakukan pada Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta. Rumusan masalah adalah bagaimana cara membuat cerita bergambar yang tepat untuk edukasi Museum Benteng Vredeburg pada anak usia pendidikan dasar. Tujuannya merancang sebuah cerita bergambar bertemakan arkeologi yang tepat untuk sasaran penelitian sebagai alat bantu pembelajaran di museum. Penilitian menggunakan penalaran induktif. Metode yang digunakan ialah random sampling kuesioner yang dibagikan pada responden yang membaca cerita bergambar pengujian. Berikutnya masukan pengunjung akan dianalisis dan dipaparkan dalam deskripsi. Mengenai saran, kritik, kelemahan, dan peluang penggunaan cerita bergambar sebagai media edukasi. Cerita bergambar masih efektif untuk digunakan sebagai media edukasi, karena masih memiliki peminat dan dinilai oleh orang tua/wali lebih mendidik. Selain itu, cerita bergambar mendapat dukungan dari responden dewasa agar dapat dikembangkan. Terdapat beberapa rekomendasi, untuk museum dapat menggunakan cerita bergambar sebagai cinderamata khas museum, maupun buku cerita bergambar edukatif sebagai media promosi dan menyampaikan pengetahuan. Kepada peneliti lain masih sangat terbuka penelitian berhubungan dengan cerita bergambar, mengingat tanggapan positif dari banyak pihak. Terakhir untuk pembuat cerita bergambar/penerbit, cerita bergambar bertemakan arkeologi dapat laku dipasaran karena relatif mudah dan menarik jika dikemas dengan genre petualangan.

This research focussed in museum education with ilustration book that made by writer. Then Ilustration books will be testing for child on 3 till 6 grade in elementary school, when they're visiting museum. The research were located in Museum Benteng Vredebug Yogyakarta. The main problem is "How to make better ilustration book of Museum Benteng Vredeburg education for kids". This research aim for ilustration book of museum education better for children. This Research following inductive type of research. There writer will use random sampling questioner, that will share of respondence who participate in testing section. Finally the answer will be analyse and descripting about the Strength, Weakness, opportunity and trhead. The summary is ilustration book still effective for museum education. Even, there more another media for education, ilustration book has their own segment reader. Parent or mature respondence agree about education using ilustration book. They're tought when the children read a books better than, playing game. Recomendation for museum, ilustration book is one of great thing that can educating and tell the information. Then ilustration book can be great souvernir can show personality of their own museum. Recomendation for another researcher, ilustration book have a lot opportunity to be reseacrhed. There a lot positive response about book and reading for children from the parent. Recomendation for children book writer or publisher, archaeological theme of ilustration book is interesting for children. There a lot development can be made when it genre is adventure. The children loves adventure genre that gave them knowledge.

Kata Kunci : Cerita bergambar, Edukasi museum, Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta.

  1. S1-2020-369789-abstract.pdf  
  2. S1-2020-369789-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-369789-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-369789-title.pdf