Laporkan Masalah

Efikasi Diri dan Dukungan Keluarga terhadap Kepatuhan Pengobatan ARV pada Orang dengan HIV/AIDS

SUSNANDA VIRGINIA Y, Ariana Marastuti, S.Psi., MSW

2020 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Pengobatan antiretroviral (ARV) merupakan bagian dari pengobatan HIV dan AIDS untuk mengurangi risiko penularan HIV, menurunkan jumlah virus dan dapat menurunkan risiko kematian hingga 80-84%. Kepatuhan pengobatan menjadi hal yang penting bagi ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) karena pengobatan ini membutuhkan komitmen jangka panjang. Oleh sebab itu, perlu untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pengobatan ARV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran efikasi diri dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan pengobatan ARV pada ODHA. Desain penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif dengan pengambilan data secara cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 106 ODHA yang diambil melalui teknik purposive sampling. Hasil analisis menunjukkan efikasi diri berperan secara signifikan (p=0,007) terhadap kepatuhan pengobatan, sedangkan dukungan keluarga tidak signifikan (p=0,172). Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa variabel psikologis berperan penting dalam kepatuhan pengobatan ARV pada ODHA.

Antiretroviral treatment (ARV) is part of HIV and AIDS treatment to reduce the risk of HIV transmission, reduce the amount of virus and can reduce the risk of mortality up to 80-84%. Treatment adherence is important for PLWHA (People Living with HIV/AIDS) because this treatment requires a long-term commitment. Therefore, it is necessary to know the factors that influence the adherence to ARV treatment. This study aims to determine the role of self-efficacy and family support for adherence to ARV treatment in people living with HIV. This research design uses quantitative techniques with cross sectional data collection. The number of samples in this study were 106 PLWHA taken through purposive sampling technique. The analysis showed that self-efficacy played a significant role (p = 0.007) on medication adherence, while family support was not significant (p = 0.172). From the results of this study, it can be concluded that psychological variable play an important role in adhering to ARV treatment in PLWHA.

Kata Kunci : ODHA, Kepatuhan pengobatan ARV, Efikasi Diri, Dukungan Keluarga.

  1. S1-2020-399062-abstract.pdf  
  2. S1-2020-399062-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-399062-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-399062-title.pdf