Analisis Pengaruh Kepribadian, Nilai Budaya, dan Faktor Demografi terhadap Kinerja Individu Alumni Teknik Industri Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Ghina Sindi Hibatulkhulaidah, Andi Rahadiyan Wijaya, S.T., M.Sc., Lic., Ph.D.
2020 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRISalah satu indikator kunci yang mempengaruhi performa kerja perusahaan adalah kinerja individu atau kinerja karyawan. Perusahaan menginvestasikan banyak sumber daya untuk meningkatkan kinerja karyawan agar dapat menjaga kemampuan kompetitif perusahaan. Berkaitan dengan hal tersebut, departemen sumber daya manusia di sebuah perusahaan tentunya membutuhkan pengetahuan terkait karakteristik individu dari karyawannya. Selain dari sudut pandang perusahaan, lulusan yang dapat diserap di dunia kerja merupakan salah satu harapan dari Program Studi Teknik Industri Universitas Gadjah Mada (PSTI UGM) sehingga mengukur dan melacak kinerja lulusan merupakan suatu langkah yang diperlukan sehingga dapat mengetahui jumlah dan profil pekerjaan di masa depan dan juga menyiapkan pelatihan yang dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kepribadian (Big-Five), nilai budaya (dimensi Hofstede), dan faktor demografi terhadap kinerja individu serta memberikan informasi profil kinerja individu, kepribadian, nilai budaya, dan faktor demografi lulusan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner secara online. Responden pada penelitian ini sebanyak 160 orang lulusan PSTI UGM. Selanjutnya, dilakukan pemilihan faktor demografi yang berpengaruh terhadap kinerja individu dengan menggunakan uji independent t-test atau 1-way ANOVA. Kemudian, dilakukan analisis 3-Way ANOVA dengan menggunakan General Linear Model untuk melihat pengaruh kepribadian, nilai budaya, faktor demografi terpilih dan interaksinya terhadap kinerja individu. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa diantara seluruh faktor demografi pada penelitian ini, hanya gaji yang berpengaruh terhadap kinerja individu. Diketahui juga bahwa hanya kepribadian dan gaji yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja individu. Sedangkan nilai budaya, seluruh interaksi kombinasi 2 variabel bebas, dan interaksi kombinasi 3 variabel bebas tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi nilai rata-rata kepribadian dan tingkat gaji maka semakin tinggi pula nilai rata-rata kinerja individu. Dilihat dari nilai indeks jawaban kuesioner, diketahui seluruh dimensi kinerja individu lulusan termasuk kategori tinggi. Secara umum, lulusan memiliki kepribadian dengan agreeableness dan conscientiousness yang tinggi, dan juga extraversion, emotional stability, dan intellect termasuk kategori sedang. Lulusan juga memiliki nilai budaya dengan power distance rendah, collectivism dan masculinity kategori sedang, serta long-term orientation dan uncertainty avoidance termasuk kategori tinggi. Variansi yang dapat dijelaskan oleh kepribadian, nilai budaya, gaji dan interaksi-interaksinya terhadap kinerja individu adalah sebesar 34,7%.
One of the key indicators that affect company performance is individual work performance or employee performance. A company has invested a lot of resources to improve employee performance to maintain the company's competitiveness. In this regard, the Human Resource Department in a company requires knowledge and information related to the individual characteristics of its employees. Aside from the company's perspective, the great number of graduates who can be absorbed in the workplace is one of the expectations of the Industrial Engineering of Gadjah Mada University (PSTI UGM). To achieve this, measuring and tracking the performance of the graduates is a necessary step to provide information about the number and the types of works or jobs in the future and also prepare the training needed. This study aims at determining the effect of Big-Five personality, Hofstede's cultural values, and demographic factors on individual work performance as well as providing information and recognizing the profile of graduates related to individual work performance, personality, cultural values, and demographic factors. Data collection was carried out using an online questionnaire. Around 160 respondents in this study are graduates of PSTI UGM. Next, the selection of demographic factors that affect individual work performance is performed using an independent t-test or 1-way ANOVA test. Then, a 3-Way ANOVA analysis is carried out using the General Linear Model to analyze the influence of personality, cultural values, selected demographic factor and their interactions on individual work performance. Based on the results of the study, it is identified that among all the demographic factors in this study, only salary affects individual work performance. It is also known that only personality and salary have a significant effect on individual work performance. While cultural values, interactions of the combination of 2 independent variables, and interaction of the combination of 3 independent variables do not significantly affect individual work performance. The results also demonstrated that the higher the average value of personality and salary level, the higher the average value of the individual work performance. Analyzing the index value of the questionnaire answers, it is proved that all dimensions of individual work performance graduates belong to the high category. In general, graduates have a personality with high agreeableness and conscientiousness, and also with moderate extraversion, emotional stability, and intellect. Graduates also have cultural values with low power distance, moderate collectivism and masculinity, and also high long-term orientation and uncertainty avoidance. The variance that can be explained by personality, culture, salary and their interactions on individual work performance is 34,7%.
Kata Kunci : Kinerja Individu, Kepribadian Big-Five, Nilai Budaya Hofstede, Faktor Demografi, Gaji