Laporkan Masalah

Adopsi Inovasi Penggemukan Sapi Potong Di Kelompok Ternak Sedyo Makmur, Desa Umbulmartani, Kecamatan Ngemplak, Sleman, Yogyakarta

Aunia Winta Sari, Ir. F. Trisakti Haryadi, M.Si., Ph.D., IPM.;Ir. Tri Satya Mastuti Widi, S.Pt., M.P., M.Sc., Ph.D., IPM, ASEAN Eng.;Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.

2020 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat adopsi inovasi pemeliharaan sapi potong dan faktor-faktor karakteristik yang mempengaruhi adopsi inovasi September hingga Oktober 2019 dengan metode survei. Lokasi penelitian bertempat di Desa Umbulmartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta. Jumlah peternak yang diambil dalam penelitian ini adalah 32 peternak dengan metode purposive sampling yaitu peternak yang memiliki ternak penggemukan sapi dan masih aktif tergabung dalam Kelompok Ternak Sedyo Makmur. Analisis data menggunakan analisis regresi linier Berganda enter method dan analisis regresi linier Berganda stepwise method, dari penelitian ini didapatkan angka adopsi peternak sebesar 32,59%. Hal ini menunjukan bahwa masih sedikitnya inovasi yang digunakan oleh peternak dibandingkan dengan inovasi yang direkomendasikan oleh penyuluh. Tingkat pendidikan, jumlah tanggungan keluarga, jumlah sapi yang dimiliki, dan jarak rumah ke kandang mempunyai pengaruh signifikan terhadap tingkat adopsi inovasi peternak. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu adopsi inovasi peternak dipengaruhi oleh faktor-faktor yang memberikan pengaruh positif dan faktor-faktor yang memberikan pengaruh negatif. Faktor-faktor yang memberikan pengaruh positif yaitu tingkat pendidikan (P<0,05) dan jumlah sapi yang dimiliki peternak (P<0,01). Faktor-faktor yang memberikan pengaruh negatif yaitu jumlah tanggungan keluarga (P<0,01) dan jarak rumah ke kandang (P<0,05).

The objectives of this research were to analyze the adoption of innovation and analyze the farmer’s characteristics factors influencing the adoption of inovation on fattening. This research was conducted from September until October 2019 by survey method in Umbulmartani, Ngemplak District, Sleman, Yogyakarta. As many as 32 farmers who fattened cattle and member of Sedyo Makmur farmers group were selected using purposive sampling.The data were analyzed using Multiple Linear Regression Enter Method dan Multiple Linear Stepwise Method. , The result showed that the farmers adoption rate was 32,59%. There was still few innovation was adopted by the farmer compared to innovations recomended by the extension agent. Level of education, family member, number of cows owned, dan distance of the house to the animal housing area had a significant effect on the rate of adoption of farmer innovation. The conclusion of this research was the adoption rate of beef cattle farming innovation that were supported by factors that had a positive influence and factors that had a negative effect. Factors that had a positive influence were the level of education (P<0,05) and the number of cattle owned by farmers (P<0,01). Factors that had a negative influence were the number of family dependents (P<0,01) and the distance of the house to the animal housing (P<0,05).

Kata Kunci : Peternakan sapi potong, Adopsi inovasi

  1. S1-2020-379748-abstract.pdf  
  2. S1-2020-379748-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-379748-Tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-379748-title.pdf