Politik Luar Negeri Australia dalam Isu Humanitarian Titik Dua Studi Kasus Bantuan Kemanusiaan untuk Suriah Tahun 2011 Tanda Hubung 2016
YUANITA MUSTIKA K, Dr. Randy Wirasta Nandyatama
2020 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONALAustralia adalah negara yang selalu berpartisipasi aktif dalam dunia internasional untuk menunjukan dirinya sebagai good international citizen. Hal tersebut dibuktikan dengan komitmen Australia untuk menyelesaikan berbagai permasalahan internasional yang salah satu caranya adalah dengan memfasilitasi asistensi kepada negara-negara yang sedang menghadapi krisis. Suriah merupakan salah satu negara yang mendapat bantuan kemanusiaan dari Australia terkait dengan krisis humaniter yang terjadi di negara tersebut. Sejak tahun 2011 ketika krisis Suriah dimulai hingga tahun 2016 bantuan yang diberikan Australia tidak berubah dan justru semakin beragam meskipun terdapat pergantian pemerintahan. Rentang tahun 2011-2016 digunakan sebagai batasan waktu dalam penelitian ini karena tahun tersebut membuktikan keaktifan Australia dalam membantu krisis Suriah. Dibalik berbagai bantuan yang diberikan Australia untuk Suriah pada dasarnya Australia memiliki kepentingan tertentu yang ingin dicapai. Dengan menggunakan landasan konseptual perspektif konstruktivisme dan prinsip good international citizenship skripsi ini menjelaskan alasan yang mendorong pemberian bantuan kemanusiaan Australia ke Suriah yang dikaitkan dengan kepentingan politik luar negerinya.
Australia is a country that always participated actively in the international affair to show itself as a good international citizen. This is proven by Australia's commitment to resolving various international problems, which one of the ways is facilitate assistance to countries affected by crisis. Syria is one of the countries that received humanitarian assistance from Australia related to humanitarian crisis that occurred in this country. Since 2011 when the Syrian crisis began until 2016, the assistance provided by Australia has not changed and become more diverse despite Australia had party leadership change. The 2011-2016 is used as a time limit in this study because that year proves Australia's commitment in assist the Syrian crisis. Behind the various assistance provided by Australia to Syria, basically, Australia has certain interests to be achieved. By using conceptual framework of constructivism and the principle of good international citizenship this thesis explains the reasons that encourage Australia apostrof s humanitarian assistance to Syria which is associated with Australia apostrof s foreign policy.
Kata Kunci : Australia, Suriah, good international citizen, kepentingan, bantuan kemanusiaan, politik luar negeri