Patriarchy, Poverty, and Domestic Violence: Reflections from Women in Taekas Village, Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur
SMITA TANAYA, Longgina Novadona Bayo
2020 | Skripsi | S1 POLITIK DAN PEMERINTAHANKonsep patriarki berperan sangat penting pada kehidupan perempuan di Indonesia. Baik di kehidupan publik maupun privat mereka. Selain patriarki, studi menemukan bahwa perempuan di Indonesia lebih rentan dengan kemiskinan, terutama bagi mereka yang bercerai atau berstatus janda dan tinggal di daerah terpelosok di Indonesia (Schaner, 2012). Baik patriarki dan kemiskinan menjadi dua faktor yang sangat penting dalam melihat dan berusaha mengerti tentang KDRT di Indonesia. Skripsi ini merupakan studi kasus dari perempuan yang tinggal di Desa Taekas, Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur. Skripsi ini berusaha melihat bagaimana nilai-nilai patriarki dalam kehidupan sosial dan budaya, serta kemiskinan mempengaruhi kekerasan dalam kehidupan rumah tangga perempuan. Skripsi ini juga akan mengeksplorasi resistensi perempuan dan cara mereka untuk melawan KDRT tersebut. Objektif utama dari skripsi ini adalah untuk memperoleh pengertian yang mendalam terkait nilai patriarki dan kondisi kemiskinan terhadap KDRT di kehidupan perempuan yang tinggal di daerah terpencil di Indonesia. Skripsi ini menekankan bahwa biarpun KDRT dapat terjadi kepada siapa saja, tanpa mempedulikan kelas sosial, agama, daerah, dll, perempuan yang berasal dari kelas ekonomi sosial rendah serta tinggal di daerah terpencil lebih rentan terhadap KDRT tersebut. Skripsi ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru terhadap isu KDRT di Indonesia, dan membantu masyarakat untuk lebih waspada serta terinformasi terkait kekerasan tersebut.
The concept of patriarchy is prominent in Indonesia, women encounter patriarchy both in their public and private domain of life. Furthermore, studies also found that women in Indonesia are more vulnerable to poverty, especially for divorced and widowed women in rural areas (Schaner, 2012). Patriarchy and poverty became inescapable when we try to capture and understand about domestic violence in Indonesia. This paper is based on the study of women who lives in Taekas village, Timor Tengah Utara, East Nusa Tenggara. This paper examines how patriarchal values and poverty correlates with domestic violence. This paper also explores women's resistance and coping strategies towards domestic violence. The main objective of this paper is to gain deep and thorough understanding of how patriarchy and poverty contributes to domestic violence and how women in rural area of Indonesia cope with it. This paper emphasize that even though domestic violence is irrespective class, religion, and region, women in rural areas and living in poverty are more vulnerable towards domestic violence. This paper hopes to shine some light towards domestic violence issues in Indonesia, as the society are often unaware and un-informed about it.
Kata Kunci : Patriarchy, Poverty, Domestic Violence, Women, Indonesia