DINAMIKA EKONOMI DAN POLITIK REFORMASI SEKTOR PERTAMBANGAN 2017 TANZANIA (ERA PRESIDEN JOHN MAGUFULI)
NURUL VIEDA S, Dr. Poppy Sulistyaning Winanti, MPP, M. Sc
2020 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONALTanzania dikenal sebagai salah satu negara eksportir emas utama di Afrika yang kemudian menyebabkan sektor tambang menjadi sektor vital penyokong perekonomian negara tersebut. Fakta ini tidak dapat dipungkiri merupakan hasil dari keputusan Tanzania untuk membuka akses terhadap investor asing pada era tahun 1990-an. Sejak saat itu, Tanzania hadir sebagai salah satu negara tujuan investasi di Afrika. Pada tahun 2017 situasi berubah pasca diberlakukannya Reformasi Pertambangan 2017 oleh Presiden John Magufuli yang bersifat restriktif terhadap aktivitas perusahaan tambang asing. Namun, peraturan tersebut tidak bertahan lama karena pada awal tahun 2019, Presiden Magufuli memutuskan untuk melakukan amandemen dan justru memberikan akses lebih besar kepada perusahaan tambang asing. Skripsi ini kemudian berusaha untuk menganalisis dinamika ekonomi dan politik yang meliputi implementasi dari Reformasi Pertambangan 2017 di Tanzania dengan menekankan pada perubahan daya tawar antara Tanzania vis a vis investor asing.
Tanzania is a renowned gold exporter country in Africa and its economy supported by mining as the most important sector. It all happened due to fact that Tanzania decided to break open its command market system and start to accept foreign investors during the 1990. Since then Tanzania has been one of the most preferred destinations for foreign investment in Africa. But, on 2017, everything changed after President John Magufuli decided to implement 2017 Mining Reform that put many restrictions for foreign mining companies activities. Yet, the regulation immediately got amended by the president himself on 2019 to give more access for the foreign mining companies. This thesis aims to analyze the political and economic dynamics of the implementation of the 2017 Mining Reform focusing on the alteration of bargaining power between Tanzania and foreign investors.
Kata Kunci : Reformasi Pertambangan 2017, Presiden John Magufuli, investor asing, daya tawar, FDI, konten lokal, Pemilu 2015, CCM, oposisi. / 2017 Mining Reform, President John Magufuli, foreign investors, bargaining power, FDI, local content, 2015 Election, CCM, oppo