Laporkan Masalah

Perencanaan Kawasan Wisata di Desa Serang, Kabupaten Purbalingga dengan Konsep Ecotourism untuk Mendukung Pariwisata Berkelanjutan

OVINA FAIZHA, Dr. Yori Herwangi, S.T., MURP.

2020 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Desa Serang dikenal sebagai tujuan wisata sejak sekitar tahun 2003 karena keunikan yang dimilikinya. Suasana pedesaan di wilayah pegunungan dan pertanian buah strawberry merupakan beberapa daya tarik di Desa Serang yang membuat pengunjung wisata di Desa Serang semakin meningkat setiap tahunnya. Dengan semakin meningkatnya demand pariwisata, diperlukan perencanaan pariwisata yang sesuai dengan karakteristik Desa Serang, oleh karena itu konsep ecotourism dipilih untuk mewujudkan pariwisata yang mendukung pelestarian lingkungan dan pariwisata berkelanjutan di Desa Serang. Analisis kawasan perencanaan dilakukan dengan metode gap analysis, yaitu menganalisis dan membandingkan keadaan eksisting dengan keadaan ideal untuk mencapai tujuan perencanaan. Perencanaan dilakukan dengan mengembangkan konsep ecotourism menjadi 4 Penjabaran Konsep Rencana, yang kemudian diaplikasikan dalam beberapa Pengembangan Konsep untuk hasil perencanaan yang lebih spesifik. Dalam pengebangan alternatif rencana, aktivitas dan atraksi menjadi pertimbangan penataan spasial di Desa Serang. Alternatif-alternatif tersebut kemudian dinilai dan dipilih dengan menggunakan metode utility value analysis (UVA). Hasil akhir perencanaan adalah berupa masterplan kawasan wisata di Desa Serang.

Since 2003, Serang Village has been known as a tourist destination. Located in the mountains, Serang Village is characterized by its scenery, climate, and strawberry farming- resulting in a greater influx of tourism. Therefore, planning based on the characteristics of Serang Village is needed. The concept of ecotourism was chosen to achieve a system that supports environmental preservation and sustainable tourism in Serang Village. Gap analysis method is used during the analytical process for the planning. This scrutinizes and compares existing elements of planning with the proposed to achieve the planning goals. In the planning process, the concept of ecotourism is developed into 4 Concept Elaborations of the plan. These are then expounded upon in several Concepts Development for more specific planning results. Planning Alternatives are developed as a guide in the spatial planning. The alternatives are made based on the consideration of activities and attractions in Serang Village. They are then calculated and determined using the utility value analysis (UVA) method. The final output of the planning is a masterplan of tourism area in Serang Village.

Kata Kunci : Perencanaan Wisata, Ecotourism, Pariwisata Berkelanjutan, Desa Serang

  1. S1-2020-384903-abstract.pdf  
  2. S1-2020-384903-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-384903-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-384903-title.pdf