Laporkan Masalah

Hubungan Keluhan Low Back Pain dan Sudut Kifosis Thoracic dan Lumbar pada Perawat Gigi Wanita

AQILA DHIA P, Prof. Dr. drg. Haryo Mustiko D., M.S., Sp.Pros.(K); drg. Herijanti Amalia Kusuma, S.U, Sp. Pros.(K)

2020 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN GIGI

INTISARI Ergonomi bukanlah hal baru dalam pekerjaan dental. Istilah ergonomi sering digunakan dalam bidang lain, tapi beberapa tahun terakhir telah menjadi satu hal yang sangat diperhatikan dalam pekerjaan dental. Low back pain merupakan penyakit muskuloskeletal yang paling sering dialami oleh pekerja dental, baik itu dokter gigi maupun pekerja gigi karena pekerjaan dental adalah pekerjaan yang lebih memerlukan konsentrasi visual dibandingkan tenaga atau kekuatan. Beberapa faktor yang mempengaruhi keluhan low back pain antara lain usia, jenis kelamin, dan masa bekerja. Cornell Musculoskeletal Discomfort Questionnaire merupakan kuisioner yang paling baik dalam mengetahui keluhan muskuloskeletal seseorang. Sudut kifosis thoracic dan lumbar diukur menggunakan salah satu metode non-invasive yaitu alat flexicurve. Subjek penelitian terdiri dari 30 perawat gigi berusia 19-35 tahun yang bekerja di klinik gigi swasta lebih dari tiga bulan. Subjek penelitian diminta untuk mengisi Cornell Musculoskeletal Discomfort Questionnaire sebelum dilakukan pengukuran sudut kifosis thoracic dan lumbar menggunakan flexicurve. Data skoring kuisioner dan pengukuran tulang belakang dianalisis menggunakan uji Spearman correlation dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil uji Spearman correlation menunjukkan nilai p>0,05, yang menunjukkan bahwa keluhan low back pain tidak berhubungan secara signifikan dengan sufut kifosis thoracic maupun sudut kifosis lumbar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan antara keluhan low back pain dan sudut kifosis thoracic dan lumbar.

ABSTRACT Ergonomic is not a new problem related to dental work. The word ergonomic is already widely used in another field of work, but is considered as a serious matter in dental related works in last few years. Low back pain is one of work related musculoskeletal disorders that commonly experienced by dental workers both dentists and dental assistants because dental works need more high visual concentration than strength. Some factors that affect low back pain are age, gender, and working time. Cornell Musculoskeletal Discomfort Questionnaire is the best questionnaire to measure musculoskeletal pain and discomfort. Flexicurve is used to measure the thoracic and lumbar kyphosis angle. Subjects are 30 dental assistants with age ranged between 19-35 years old and had been working in a private dental clinic for at least 3 months. Subjects are instructed to answer the Cornell Musculoskeletal Discomfort Questionnaire before measuring their thoracic and lumbar kyphosis angle with flexicurve. The result are analysed with Spearman correlation with significance level of 95%. Spearman correlation result shows significance level at p>0,05 which means that low back pain discomfort have no correlation with thoracic and lumbar kyphosis angle. The conclusion of this study is that there is no significance correlation between low back pain discomfort and thoracic and lumbar kyphosis angle.

Kata Kunci : ergonomi, penyakit muskuloskeletal, low back pain, Cornell Musculoskeletal Discomfort Questionnaire, flexicurve, perawat gigi wanita.

  1. S1-2020-367025-abstract.pdf  
  2. S1-2020-367025-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-367025-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-367025-title.pdf