Peran Kontrol Diri dan Keadilan Organisasi terhadap Perilaku Cyberloafing
ADISTITA PARAMAHITA, Drs. IJK. Sito Meiyanto Ph.D., Psikolog
2020 | Tesis | MAGISTER PSIKOLOGI PROFESICyberloafing merupakan perilaku kontraproduktif karyawan yang menggunakan sumber daya internet perusahaan secara berlebihan untuk tujuan pribadi sehingga dapat menghabiskan jam kerja dan mengurangi produktivitas. Kontrol diri merupakan faktor individu dan keadilan organisasi merupakan faktor organisasi yang mempengaruhi munculnya perilaku cyberloafing. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei pada 127 karyawan BUMN dengan diberikan tiga skala yaitu skala cyberloafing, skala kontrol diri, dan skala keadilan organisasi. Analisis yang digunakan adalah regresi berganda menggunakan SPSS (Statistical Package Social Science). Hipotesis penelitian ini adalah kontrol diri dan keadilan organisasi berperan terhadap perilaku cyberloafing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel independen secara bersama-sama berperan terhadap perilaku cyberloafing (R=0,295; F=5,927; p<0,05). Total sumbangan efektif dari kedua variabel bebas adalah 8,7%. Secara parsial, kedua variabel bebas memiliki korelasi negatif dengan dengan perilaku cyberloafing. Berdasarkan hasil penelitian maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima, dan kontrol diri bersama-sama dengan keadilan organisasi memiliki peran yang lebih baik dalam mengurangi perilaku cyberloafing.
Cyberloafing is a counterproductive work behavior that spend working hours and reduce employee productivity. Cyberloafing is employees excessive behavior in using company's internet resources for personal purposes. Self-control is an individual factor and organizational justice is an organizational factor that influence the emergence of cyberloafing behavior. The subjects of this research are 127 BUMN employees. This research uses a quantitative approach by using three scales as measurement tools, namely the cyberloafing scale, self-control scale and the organizational justice scale. This research used multiple regression using SPSS (Statistical Package Social Science). The hypothesis of this research is self-control and organizational justice plays a role in cyberloafing behavior. The result of this research showed that both of independent variable have role to cyberloafing behavior (R value = 0,295; F = 5,927; p<0,05). Total effective contribution of two independent variable is 8,7%. Partially, both of independent variable have negative correlation to cyberloafing behavior. Based on the research findings, the hypothesis of this research was accepted, and it is known that self control and organizational justice have a stronger role in reducing cyberloafing behavior.
Kata Kunci : Cyberloafing, Kontrol Diri, Keadilan Organisasi