PENGARUH MOTIVASI BERWISATA TERHADAP KEPUASAN BERWISATA DAN KESETIAAN DESTINASI MAHASISWA INTERNASIONAL DI INDONESIA
YOGA ANDIKA SATRIA, Dr. Tri Kuntoro Priambodo, M.Sc., Dr. Yulia Arisnani Widyaningsih, M.B.A.
2020 | Tesis | Magister Kajian PariwisataSegmen pasar mahasiswa internasional dalam konteks kegiatan berwisatanya selama ini belum menjadi perhatian serius dari pemerintah maupun akademisi di Indonesia. Padahal sejak tahun 2017 orang yang melakukan perjalanan dengan tujuan untuk belajar sudah dimasukkan dalam kategori wisatawan dalam statistik pariwisata yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik. Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis perilaku berwisata mahasiswa internasional di Indonesia, hubungan antara motivasi berwisata dengan kepuasan berwisata dan kesetian terhadap destinasi, dan hubungan antara kepuasan berwisata dengan kesetiaan terhadap destinasi. Penelitian dilakukan dengan penyebaran kuesioner secara purposive sampling pada 118 mahasiswa internasional yang ada di tujuh perguruan tinggi yang ada di DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Depok, dan kota Bogor. Hasil survei dianalisis dengan regresi berganda. Hasil dari survei kemudian dikonfirmasi melalui wawancara mendalam dengan sepuluh partisipan dari tujuh negara. Seiring perkembangan teknologi, mahasiswa internasional mendapatkan informasi dari media sosial. Mereka berwisata secara berkelompok selama 4 hari atau lebih di pantai atau wisata alam lainnya. Mahasiswa asal Eropa lebih memilih menginap di hostel dan homestay sementara mahasiswa asal Asia lebih memilih menginap di hotel. Motivasi mahasiswa berwisata adalah untuk bersantai dan bersenang-senang. Mahasiswa merasa puas dengan wisata pantai dan alam Indonesia. Penelitian ini menemukan motivasi pendorong berwisata serta kepuasan berwisata berpengaruh terhadap kesetiaan terhadap destinasi, namun faktor penarik tidak mempunyai pengaruh terhadap kesetiaan terhadap destinasi. Dari hasil wawancara diketahui mahasiswa internasional ingin mengunjungi tempat-tempat lain di dunia dengan karakteristik yang hampir sama dengan Indonesia. Kalaupun mereka mengunjungi kembali Indonesia, karena didorong keinginan untuk mengunjungi teman-teman kuliahnya.
International student market segment in the context of tourism activities has not been a serious concern of the government and academics in Indonesia. Whereas since 2017 people who travel for the purpose of learning have been included in the tourist category in the tourism statistics released by the Central Statistics Agency. This study intends to analyze the travel behavior of international students in Indonesia, the relationship between travel motivation and travel satisfaction and destination loyalty, and the relationship between travel satisfaction and destination loyalty. The study was conducted by distributing questionnaires with purposive sampling method to 118 international students in seven university in DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Bogor, and Depok. The results of the survey were then confirmed through in-depth interviews with ten participants from 7 countries. As technology advancing, international students get information from social media. They traveled in groups for 4 days or more to the beach or other natural attractions. Students from Europe prefer to stay in hostel and homestay while Asian students prefer to stay in hotel. The students motivation to travel is to relax and have fun. Students are satisfied with the beaches and nature tourism in Indonesia. This study found that push motivation and travel satisfaction affect the destination loyalty, but the pull factor does not have an influence on destination loyalty. It is known from the interview that international students want to visit other places in the world with characteristics similar to Indonesia.
Kata Kunci : mahasiswa internasional, perilaku berwisata, motivasi berwisata, kepuasan berwisata, kesetiaan terhadap destinasi