Strategi Mencapai Penghidupan Berkelanjutan pada Sektor Pariwisata Suku Tengger Desa Ngadas di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
MUHAMMAD IRSYAD, Siti Nurul Rofiqo Irwan, SP., M.Agr., Ph.D, Dr. Sri Rahayu Budiani, M.Si
2020 | Tesis | Magister Kajian PariwisataSustainable livelihood is a concept that is achieved through strategies of utilizing livelihood assets such as human, natural, social, physical, and financial (DFID, 2001; Scoones, 2009; and Ellis, 2000). The Tengger tribe of Ngadas Village in Bromo Tengger Semeru National Park area earns income from the agriculture and tourism sectors. Vulnerability due to natural disasters, trend changes in tourist arrivals, and climate change affect the five livelihood assets and strategies. The objective of this study was to analyze the five livelihood assets and identify livelihood strategies in TNBTS. The descriptive qualitative method was used to assess five livelihoods by rating and scaling. Primary and secondary data were analyzed by using interactive analysis method to find out livelihood strategies. The results revealed that natural asset provided the highest value on financial asset, supported by social and physical asset. Meanwhile, human asset has the lowest value compared to the others. The findings also highlighted consolidation as the dominant strategy, by dividing works between family members, hiring laborers, and using financial reserves. Other supporting strategies were also found such as starting business in tourism and agriculture as well as maintaining and preserving natural and cultural environment from external threats.
Penghidupan berkelanjutan adalah konsep yang dicapai melalui strategi pemanfaatan modal penghidupan, yaitu alam, manusia, sosial, fisik, dan finansial (DFID, 2001; Scoones, 2009; dan Ellis, 2000). Suku Tengger Desa Ngadas di area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memperoleh pendapatan dari sektor pertanian dan pariwisata. Kerentanan akibat bencana alam, perubahan trends musim kunjungan wisatawan, dan perubahan iklim berpengaruh terhadap lima modal penghidupan dan strategi mata pencaharian. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis lima modal penghidupan yang dimiliki dan mengidentifikasi strategi mata pencaharian. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk penilaian lima modal penghidupan menggunakan pembobotan dan pengharkatan. Strategi mata pencaharian dianalisis menggunakan metode analisis interaktif dengan data primer dan data sekunder yang ditemukan. Hasil penelitian memperlihatkan modal alam memberikan pengaruh kepada modal finansial dengan nilai tertinggi didukung dengan modal sosial dan modal fisik. Modal manusia memiliki nilai terendah dibandingkan dengan modal lainnya. Strategi mata pencaharian didominasi strategi konsolidasi dengan pembagian kerja antar anggota keluarga, mempekerjakan buruh, dan menggunakan cadangan finansial. Strategi lainnya juga dilakukan melalui membuka usaha pariwisata, tanaman tumbuhan baru pertanian, mempertahankan lingkungan dan budaya dari pengaruh luar yang merusak.
Kata Kunci : lima modal penghidupan, Suku Tengger Desa Ngadas, sektor pariwisata, strategi mata pencaharian