POLIITK KRIMINAL DALAM PENANGGULANGAN PEREDARAN GELAP NARKOTIKA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN
ARISKA WINDRA C, Dr. Supriyadi, S.H., M.Hum.
2020 | Tesis | MAGISTER ILMU HUKUMPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis upaya penanggulangan peredaran gelap narkotika yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas II A Yogyakarta. Serta untuk menganalis dan merumuskan prospek upaya penanggulangan peredaran gelap narkotika di Lapas Narkotika Klas II A Yogyakarta kedepannya. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif empiris dengan menggabungkan dua jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Data primer berupa hasil wawancara dengan beberapa responden dan narasumber, sedangkan data sekunder berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan diuraikan secara deskriptif. Lokasi penelitian ini adalah Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas II A Yogyakarta. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya penanggulangan peredaran gelap narkotika yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas II A Yogyakarta dilakukan dengan menggunakan sarana penal dan non penal. Dalam menggunakan sarana penal dan non penal di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas II A Yogyakarta masih terdapat kendala. Oleh karena itu kedepannya penanggulangan peredaran gelap narkotika di Lapas dengan sarana penal diperlukan pengaturan teknis penanggulangan peredaran gelap narkotika, kemudahan akses masuk untuk Penyidik BNN, manajemen konflik, peningkatan pengawasan dan dukungan alat berbasis teknologi informasi, serta pengaplikasian sistem pemberatan pidana bagi residivis kasus narkotika Sedangkan terkait penanggulangan dengan sarana non-penal kedepannya diperlukan peningkatan anggaran untuk program rehabilitasi, penataan stuktur organisasi, pengoptimalan pengawasan layanan kunjungan, peningkatan sarana dan prasarana pengawasan dan pengaturan kembali aturan remisi narapidana kasus narkotika.
This research aims to determine and analyze efforts to countermeasures the illicit trafficking of narcotics that occur in Lapas Narkotika Klas II A Yogyakarta. As well as analyze and formulate the prospects of efforts to countermeasures illicit trafficking of narcotics in Lapas Narkotika Klas II A Yogyakarta in the future. This research is normative-empirical legal research because it combines two types of research data, namely primary data and secondary data. Primary data is the result of interviews with some respondent and resource persons, meanwhile the secondary data in the form of primary, secondary, and tertiary legal materials. Analysis of the data used in the research is qualitative and describe descriptively. The location of this research is Lapas Narkotika Klas II A Yogyakarta. The results of this research conclude that efforts to tackle the illicit trafficking of narcotics that occur in Lapas Narkotika Klas II A Yogyakarta are carried out by using penal and non-penal means. In using the penal and non-penal facilities in Lapas Narkotika Klas II A Yogyakarta there are still obstacles. Therefore, in the future, the handling of narcotics illicit trafficking in prisons by means of penal requires the technical regulation of narcotics trafficking countermeasures, easy access to entry for BNN Investigators, conflict management, increased supervision and support of information technology-based tools, as well application of a criminal prosecution system for recidivists narcotics cases. Whereas related to handling non-penal means in the future it is necessary to increase the budget for rehabilitation programs, restructuring organizational structures, optimizing supervision of visiting services, improving facilities and infrastructure of supervision and rearranging the rules of remission of prisoners for narcotics cases.
Kata Kunci : Politik Kriminal, Penanggulangan, Peredaran Gelap Narkotika, Lembaga Pemasyarakatan