Laporkan Masalah

Role Modelling Dalam Proses Pembimbingan Klinik Mahasiswa Ners

MARA IMBANG S H, dr Mora Claramita, MHPE., Ph.D.; dr Yoyo Suhoyo, M.Med.Ed., Ph.d

2020 | Tesis | MAGISTER ILMU PENDIDIKAN KEDOKTERAN DAN KESEHATAN

Latar belakang: Pembelajaran di lingkungan klinis adalah bagian penting dari pendidikan keperawatan. Mahasiswa dihadapkan dengan banyaknya tantangan yang marupakan masalah umum diseluruh dunia ketika memasuki pendidikan di lingkungan klinis yakni kurangnya role model yang ideal. Banyak penelitian telah mengungkapkan tentang masalah yang dihadapi mahasiswa selama pendidikan klinik, namun informasi masih terbatas terkait apa yang mereka lakukan ketika menghadapi masalah tersebut. Dengan mengetahui hal tersebut akan membantu mengembangkan intervensi dalam mengurangi tantangan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengalaman proses pembimbingan klinik mahasiswa ners terkait kualitas pengajaran yang diterima mahasiswa selama menempuh pendidikan klinik. Metode: Penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi untuk menentukan tema yang relevan. Didapatkan 22 mahasiswa keperawatan Universitas Muhamadiyah Yogyakarta yang sedang menempuh pendidikan tahap profesi di klinik, berpartisipasi secara sukarela dalam penelitian. Data dikumpulkan dengan menggunakan indepth interview semi-structural, dan dianalisis menggunakan metode analisis Colaizzi. Hasil: Fenomena yang ditemukan adalah mahasiswa berada dalam dilema antara teori asuhan keperawatan yang diterima dari pembimbing klinik, yang memiliki waktu terbatas dalam proses pembimbingan, dengan praktik sehari-hari yang kurang ideal dilakukan oleh sebagian kecil perawat bangsal yang bukan sebagai pembimbing klinik. Dari seluruh fenomena tersebut, mahasiswa menunjukkan usaha dan etikat yang baik serta refleksi yang positif untuk menjadi perawat yang lebih baik. Kesimpulan: Penting bagi pembimbing klinik untuk bisa berkerjasama dan memberikan pelatihan terhadap perawat bangsal agar mampu menjadi role model yang baik bagi mahasiswa. Dengan memiliki pembimbing klinik dan perawat bangsal yang mampu menjadi role model yang baik, berpengaruh pada kualitas pendidikan dan pengembangan profesional pada mahasiswa dan profesi perawat secara berkelanjutan.

Background: Learning in the clinical environment is an essential part of nursing education. Students are faced with many challenges which are a common problem throughout the world when entering education in a clinical setting that is the lack of an ideal role model. Many studies have revealed the difficulties faced by students during clinical training, but the information is still limited regarding what they experience and do when facing these problems. Knowing this will help develop interventions to reduce these challenges. The purpose of this study is to find out the experience of nurses student clinical coaching process related to the quality of teaching received by students during clinical education. Methods: It is qualitative research using a phenomenological approach to determine relevant themes. There were 22 nursing students from University of Muhamadiyah Yogyakarta who were studying in the nurses' professional level, participating voluntarily in research. Data were collected using in-depth semi-structural interviews and analyzed using the analysis method. Results: The phenomenon found is that students are in a dilemma between nursing care theory received from preceptors who have limited time in the guidance process, with daily practices that are less than ideal performed by a small number of ward nurses who are not preceptors. From all these phenomena, the students show reasonable learning efforts (reactions) and positive reflection to become better nurses. Conclusion: It is essential for the preceptors to be able to collaborate and provide training for ward nurses so that they can become good role models for students. Having a preceptors and ward nurse capable of being a good role model influences the quality of education and professional development of students and the nursing profession in a sustainable manner.

Kata Kunci : fenomenologi, mahasiswa keperawatan, pembimbing klinik, penelitian kualitatif, , nursing students, phenomenology, preceptors, professionalism, qualitative research, role models

  1. S2-2020-418381-abstract.pdf  
  2. S2-2020-418381-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-418381-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-418381-title.pdf