Laporkan Masalah

Motivasi Nelayan Pelaku Mobilitas Melakukan Mobilitas Sirkuler (Menginap/Mondok) di Kelurahan Labuan Bajo, Sulawesi Tengah

RHEINY ALDILA PUTRI, 2. Dr. Agus Joko Pitoyo, S.Si., M.A ; Dr. RR. Wiwik Puji Mulyani, M.Si

2020 | Tesis | MAGISTER KEPENDUDUKAN

Kelurahan Labuan Bajo memberikan kemudahan aksesbilitas pelayaran sehingga menjadi daya tarik bagi nelayan untuk memilih Kelurahan Labuan Bajo sebagai daerah tujuan. Penelitian ini bertujuan: (1) Mendeskripsikan faktor pendorong sebagai motivasi nelayan pelaku mobilitas melakukan mobilitas sirkuler ke Kelurahan Labuan Bajo; (2) Menganalisis kontribusi migran terdahulu terhadap keberadaan nelayan pelaku mobilitas selama di Kelurahan Labuan Bajo; dan (3) Menganalisis perubahan pendapatan sebelum dan setelah melakukan mobilitas sirkuler ke Kelurahan Labuan Bajo. Metode yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner terstruktur. Penentuan sampel menggunakan metode krecjie & morgan dengan tingkat toleransi kesalahan 10%. Jumlah sampel sebanyak 88 responden. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan uji statistik menggunakan uji paired t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendorong nelayan melakukan mobilitas sirkuler adalah peningkatan kesejahteraan dan pendapatan dalam pemenuhan kebutuhan hidup anggota keluarga. Kontribusi migran terdahulu melalui bantuan untuk memperoleh akses sumberdaya sosial dan ekonomi dalam pemenuhan kebutuhan hidup yang dilakukan oleh sanak/keluarga, teman, tetangga, dan orang lain. Terjadi peningkatan terhadap pendapatan nelayan setelah melakukan mobilitas sirkuler. Kata Kunci : Nelayan, Mobilitas Sirkuler, Motivasi, dan Kontribusi Migran Terdahulu.

Kelurahan Labuan Bajo provides accessibility to shipping so that it becomes an attraction for fishermen to choose Labuan Bajo Kelurahan as their destination. This study aims: (1) To describe the motivating factors as motivating fishermen of mobility performers to carry out circular mobility to the Kelurahan Labuan Bajo; (2) Analyzing the contribution of previous migrants to the presence of fishermen of mobility perpetrators while in Labuan Kelurahan Bajo; and (3) Analyzing changes in income before and after conducting circular mobility to the Kelurahan Labuan Bajo. The method used is a survey with a quantitative approach through direct interviews using a structured questionnaire. Determination of the sample using the Krecjie & Morgan method with an error tolerance level of 10%. The number of samples was 88 respondents. Data analysis was performed descriptively quantitative and statistical tests using paired t test. The results showed that the driving factor of fishermen doing circular mobility was an increase in welfare and income in meeting the needs of life for family members. The contribution of previous migrants through assistance to gain access to social and economic resources in meeting the needs of life made by relatives / friends, neighbors, and others. An increase in fishermen income after circular mobility. Keywords: Fishermen, Circular Mobility, Motivation, and Prior Migrant Contributions.

Kata Kunci : Kata Kunci : Nelayan, Mobilitas Sirkuler, Motivasi, dan Kontribusi Migran Terdahulu.

  1. S2-2019-407926-abstract.pdf  
  2. S2-2019-407926-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-407926-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-407926-title.pdf