HUBUNGAN EKSPRESI CDK4 DENGAN SURVIVAL PASIEN OSTEOSARKOMA DI RSUP DR. SARDJITO
FITRI RAMADHINTA, dr. Ery Kus Dwianingsih, Ph.D, Sp.PA (K); dr. Yudha Mathan Sakti, Sp.OT (K)
2020 | Skripsi | S1 KEDOKTERANLATAR BELAKANG : Osteosarkoma merupakan keganasan yang paling sering terjadi pada sistem rangka manusia dengan distribusi bimodal yaitu usia 10-20 tahun dan usia >60 tahun. Prognosis penderita dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya ekspresi CDK4. CDK4 sebagai salah satu jalur patogenesis osteosarkoma lewat inaktivasi gen Rb, dari penelitian sebelumnya dinilai berhubungan dengan survival pasien osteosarkoma. Pengukuran ekspresi CDK4 dapat digunakan untuk menentukan survival pada pasien osteosarkoma. TUJUAN : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara ekspresi CDK4 dengan survival pasien osteosarkoma di RS Dr. Sardjito. METODE : Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan metode kohort retrospektif. Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran ekspresi CDK4 pada jaringan blok parafin yang dinilai dengan teknik Immunohistochemistry (IHC) dan dibandingkan dengan survival pasien osteosarkoma. Sampel yang diambil yaitu 32 orang pasien osteosarkoma di RSUP Dr. Sardjito. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakaan kurva Kaplan-Meier dan analisis Fisher untuk mengatahui hubungan antara ekspresi CDK4 dengan survival pasien osteosarkoma. HASIL : Dari 32 subjek penelitian, 24 orang (75%) menujukkan overekspresi CDK4. Kelompok dengan kategori ekspresi CDK4 rendah memiliki survival rate 6 bulan, 1 tahun, 2 tahun, dan 3 tahun secara berturut-turut yaitu 65,22%, 34,78%, 8,7%, dan 4,35% sedangkan kelompok dengan kategori ekspresi CDK4 tinggi 77,77%, 33,33%, 11,11%, dan 0%. Kelompok ekspresi CDK4 rendah memiliki median survival 10 bulan sedangkan kelompok ekspresi CDK4 tinggi lebih rendah yaitu 8 bulan namun hasil ini tidak signifikan secara statistik (p>0,05) KESIMPULAN : Ekspresi CDK4 yang tinggi tidak secara signifikan memberikan angka survival yang rendah pada pasien osteosarkoma KATA KUNCI : ekspresi CDK4, osteosarkoma, survival
BACKGROUND : Osteosarcoma is the most common malignancy in the musculoskeletal system with bimodal distribution, that are 10-20 and >60 years old. Prognosis of sufferers is influenced by various factors, included CDK4 expression. CDK4 as one of the pathogenesis pathways for osteosarcoma through inactivation of the Rb gene, from previous studies was considered to be related to the survival of osteosarcoma patients. Measurement of CDK4 expression can be used to determine survival in osteosarcoma patients OBJECTIVE : This study aims to analyze the relationship between CDK4 expression and survival in osteosarcoma patients at Sardjito Hospital METHODS : This study was an observational analytic study with a retrospective cohort method. Data collection was performed by measuring CDK4 expression in formalin fixed paraffin embedded (FFPE) that was assessed using the Immunohistochemistry technique and compared with survival in osteosarcoma patients. Samples taken were 32 osteosarcoma patients in RSUP Dr. Sardjito. Data collected will be analyzed using Kaplan-Meier curve and Fisher analysis to find out the correlation between CDK4 expression and survival in osteosarcoma patients. RESULTS : From 32 subjects, 24 people (75%) showed CDK4 overexpression. The group with low CDK4 expression category had a survival rate of 6 month, 1 year, 2 years, and 3 years 65.22%, 34.78%, 8.7%, and 4.35% while the group with high CDK4 expression category was 77.77%, 33.33%, 11.11% , and 0%. The low CDK4 expression group had a median survival of 10 months while the high CDK4 expression group was lower at 8 months but this result was not statistically significant (p> 0.05) CONCLUSION : High CDK4 expression does not significantly give a low survival in osteosarcoma patients KEYWORDS : CDK4 expression, osteosarcoma, survival
Kata Kunci : ekspresi CDK4, osteosarkoma, survival