Analisis minat siswa SMU Negeri di Kota Yogyakarta terhadap produk PT. Aseli Dagadu Djokdja
SETYANI, Erika, Ir. Hilman Nadjib, MBA
2001 | Tesis | Magister ManajemenDaerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan daerah tujuan wisata yang paling sering dikunjungi oleh para wisatawan. Para wisatawan tersebut inelakukan kunjungan ke DIY terutaina adalah untuk berlibur, dengan koinponen pengeluaran yang dilakukan dalam kunjungannya tersebut terbesar adalah untuk akomodasi, kemudian inenyusul peinbelian cinderamata, inakanan minuman, transportasi lokal, peninjauan obyek wisata, hiburan, dan lain-lain. Berangkat dari kenyataan tersebut, maka dapat disiinpulkan bahwa peluang usaha pendukung kepariwisataan masih akan inengalami peningkatan. Ini berarti pula ineningkatnya peluang usaha cinderainata sebagai salah satu koinponen pengeluaran dari para wisatawan di DIY. PT. Aseli Dagadu Djokdja dengan produknya berinerek Dagadu Dj okdj a, inerupakan produsen yang dapat dianggap sebagai nzurkel leuci'er penghasil cinderamata khas Yogyakarta \mg inengunggulkan kreatifitas kata-kata pada setiap produknya. Wisatawan nusantara yang berkunj ung ke DIY, biasanya selalu inenyempatkan diri untuk ineinbeli produk Dagadu Djokdja baik sebagai oleh-oleh inaupun untuk dipakai sendin. Bahkan terkadang, ineinbeli produk Dagadu Djokdja merupakan tujuan utama berkunjung ke DIY setelah inengunjungi tempat-tempat pariwisata tentunya. Sebaliknya, penduduk asli Yogyakarta ataupun masyarakat yang telah cukup lama inenetap di Yogyakarta nampaknya tidak terlalu antusias untuk ineinbeli produk Dagadu Djokdja. Hal itu terlihat dari sedikitnya peinbeli di outlet-outlet resmi Dagadu Djokdja yang berasal dari Yogyakarta. Dengan keadaan tersebut inaka yang terjadi adalah besarnya selisih pendapatan PT. Aseli Dagadu Djokdja yang inencapai lebih dari 50 persen pada saat bukan musiin liburan dengan saat inusiin liburan. Dengan inelakukan pengainatan terhadap perilaku konsuinen khususnya minat konsuinen yang inenjadi pasar sasaran produk DagaGu Djokdja yaitu siswa SMU, maka aLrr dapat diketahui apakah meinang benar anggapan bahwa penduduk asli ataupun inasyarakat yang sudah lama inenetap di kota Yogyakarta tidak berminat pada produk Dagadu Djokdja. Ataukah memang ada penyebab lain dari perilaku tersebut. Pengamatan ini dilakukan dengan cara menyebar kuesioner pada siswa SMU Negeri di kotainadya Yogyakarta yang inerupakan penduduk asli ataupun masyarakat yang sudah cukup lama inenetap di Yogyakarta. Model kuesioner yang digunakan ineinakai Theory of Reasoned Action, dan penilaiannya menggunakan skala Likert. Hasil yang diperoleh dari penyebaran kuesioner tersebut yaitu sebenarnya siswa SMU yang menjadi pasar sasaran produk Dagadu Djokdja, ineinpunyai ininat yang relatif baik (cenderung tertarik) pa& produk tersebut. Atribut utama yang mereka yakini dari produk Dagadu Djokdja adalah ciri kekhasan Yogya. Sedangkan keputusan pembelian lebih ditentukan oleh diri sendiri, referen tidak terlalu berpenganih terhadap keputusan peinbelian produk
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) is one of the most favorite tourists’ destinations. Tourists spent their time in DIY for vacation, with the largest amount of expenditure for accommodation, and other expenditure, like souvenirs, foods, transportation, visiting tourism objects, entertainment, and so on. From this, it can be conclude that business opportunity in tourism supporting sectors will increase. Also, it means an increasing opportunity in souvenir business as one of tourists’ expenditure component in DIY. PT. Aseli Dagadu Djokdja is a producer of special souvenir from DIY called Dagadu Djokdja, which can be considered as the market leader of special souvenir from Yogyakarta that used creative words in its every product as its uniqueness. Domestic tourists whose visit Yogyakarta, are usually buy Dagadu Djokdja products as gift or they buy it for themselves. Even, sometimes the main purpose they visit DIY is buying Dagadu Djokdja product, of course after they visited some tourism objects. However, local residents or native people of Yogyakarta are not too enthusiast in buying Dagadu Djokdja product. It can be seen from the fact that only small numbers of native people buy Dagadu Djokdja in its official outlets. This condition makes a big gap in PT. Aseli Dagadu Djokdja’s income, which more than 50 percent, in holiday season compared with non-holiday season. By making a consumer behavior observation especially to Dagadu Djokdja product’s target market, high school students, it can be identified whether it is true that native people or local resident of Yogyakarta are not interested in buying Dagadu Djokdja product, or it may be another reason behind their behavior. The observation is conducted by giving questionnaires to state-owned high school students of Yogyakarta region who’s had live in Yogyakarta as local residents for a quite long time. The questionnaire uses the Theory of Reasoned Action, and its measuring uses Linkert scale. From this survey, it can be concluded that the high school students, as the target market of Dagadu Djokdja product, are quite interested in the product. Main attribute, which they believe from Dagadu Djokdja products, is special characteristic or uniqueness of Yogya. While, buying decision is more determined by them, referent influence to product buying decision is relatively small
Kata Kunci : Minat Konsumen,Siswa SMU,Dagadu Asli