Laporkan Masalah

THE RELATIONSHIP BETWEEN THE OUTSTANDING OF MICRO, SMALL, AND MEDIUM ENTERPRISES (MSMEs) CREDITS AND ECONOMIC GROWTH IN INDONESIA

GALIH NIBRAS SABRINA, Ahmad Jamli, Drs., M.A.

2020 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMI

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia dan bersama-sama menyumbang sekitar 60 persen dari Produk Domestik Bruto Indonesia (PDB). Hal ini juga telah menarik perhatian pemerintah tentang pembuatan kebijakan selama dekade terakhir. UMKM berperan dalam meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi, oleh karena itu dukungan pemerintah pada bank dalam program kredit sebagai pendanaan modal UMKM adalah penting dan diharapkan akan meningkatkan dan mendukung antusiasme masyarakat dalam menjalankan UMKM. Penelitian ini menganalisis hubungan antara jumlah kredit UMKM dengan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data panel dari 34 provinsi di Indonesia dalam jangka waktu 6 tahun, dari 2013-2018. Model regresi dalam penelitian ini adalah regresi data panel, menggunakan pendekatan model estimasi efek tetap. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan negatif yang signifikan secara statistik antara jumlah kredit UMKM dan pertumbuhan ekonomi, karena setiap tambahan 1% dari kredit yang diberikan kepada UMKM akan mengurangi pertumbuhan ekonomi yang mungkin menjadi indikasi ekonomi yang mengalami "overheating" karena meningkatnya tingkat inflasi dan ketidakefektifan pelaksanaan kredit.

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) become the backbone of Indonesian economy and has together accounted for about 60 percent of Indonesia�s Gross Domestic Product (GDP). It also has attracted the government concern on policy-making for the last decade. MSMEs take role in increasing the economic growth and development, therefore the government support on bank credit program as MSMEs capital funding is important and is expected to boost and support the society�s enthusiasm in running MSMEs. This research analyse the relationship between outstanding of MSMEs credits with the economic growth in Indonesia. This research uses panel data of 34 provinces in Indonesia within the time period of 6 years from 2013-2018. The regression model of this research is panel data regression using fixed effect estimation model approach. The main result of this research shows that there is a statistically significant negative relationship between the outstanding of MSMEs credit and the economic growth as every additional 1% of outstanding of credits given to MSMEs will decrease the economic growth which may be the indication of overheated economy caused by the rising level of inflation and the ineffectiveness of the credit execution.

Kata Kunci : MSMEs, Outstanding, Government Support, Bank Credit, Credit rate, Economic growth, Labour force, Human Development Index, Government Expenditure, GRDP, GDP, Panel Data, Instrumental Variable

  1. S1-2020-365417-abstract.pdf  
  2. S1-2020-365417-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-365417-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-365417-title.pdf