ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP LOAN LOSS PROVISION PERBANKAN (Studi Kasus pada Bank Umum Konvensional yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2018)
MOCH AROFAT WAHYU M, Bowo Setiyono, SE, M.Com.,
2020 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)Industri perbankan mempunyai peranan penting dalam perekonomian dan sejalan dengan produk dan aktivitas bank yang semakin kompleks, maka risiko yang dihadapi Bank akan semakin meningkat dan peningkatan risiko yang dihadapi Bank perlu diimbangi dengan kualitas penerapan manajemen risiko yang memadai. Salah satu risiko yang dihadapi Bank dalam menjalankan aktivitas penyaluran kredit adalah Risiko Kredit. Bahwa untuk mengurangi risiko kredit, pada prinsipnya bank akan menyisihkan cadangan dalam jumlah tertentu sebagai persiapan untuk menyerap kerugian yang diperkirakan akan terjadi pada portofolio pinjaman bank yang disebut sebagai Loan Loss Provisions (LLP) atau provisi untuk kredit macet. Loan Loss Provisions dapat disebut juga sebagai alat manajemen risiko kredit untuk menentukan estimasi cadangan kerugian atas pinjaman yang diberikan oleh bank untuk memitigasi kerugian yang diperkirakan pada portofolio pinjaman Bank. Jumlah Loan Loss Provisions yang dicadangkan oleh Bank Umum mengalami peningkatan tiap tahunnya. Cadangan atau penyisihan kerugian ini penting untuk dilakukan sehingga laporan keuangan Bank mencerminkan keadaan yang sebenarnya (representation faithfulness). Penelitian ini ingin melihat dan menguji faktor-faktor yang berpengaruh terhadap Loan Loss Provisions dengan sampel penelitian adalah 38 bank umum konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2018. Penelitian ini menggunakan data panel dan variabel independen menggunakan proksi Return On Aset (ROA), Non Performing Loan (NPL), Capital Adequate Ratio (CAR), Loan To Deposit Ratio (LDR), Earnings Before Tax and Provision (EBTP) Size dan Auditor (AUD). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode regresi data panel. Hasil penelitian ini menunjukkan variabel NPL, CAR, LDR dan SIZE berpengaruh positif terhadap Loan Loss Provisions sedangkan variabel ROA dan EBTP dan Auditor berpengaruh negatif terhadap Loan Loss Provisions. Perbankan harus menjalankan prinsip prudential banking dalam penyaluran kredit untuk menjaga kualitas kredit. Sehingga diharapkan pencadangan kerugian kredit tidak mempengaruhi rasio keuangan bank yang berdampak pada pengambilan keputusan para investor.
The banking industry has an important role in the economic development and in line with increasingly complex bank products and activities, the risks faced by the Bank will increase and the increased risk faced by the Bank needs to be balanced with the quality of adequate risk management implementation. One of the risks faced by the Bank in carrying out lending activities is Credit Risk. That to reduce credit risk, in principle banks will set aside a certain amount of reserves in preparation for absorbing losses that are expected to occur in a bank loan portfolio called Loan Loss Provisions (LLP) or provision for bad loans. Loan Loss Provisions can also be called a credit risk management tool to determine the estimated allowance for losses on loans provided by banks to mitigate estimated losses on the Bank's loan portfolio. The number of Loan Loss Provisions reserved by commercial banks has increased every year. This reserve or allowance for losses is important so that the Bank's financial statements reflect the true condition or representation faithfulness. This research study to see and test the factors that influence Loan Loss Provisions with the research sample are 38 conventional commercial banks listed on the Indonesia Stock Exchange in the 2014-2018 period. This study uses panel data and independent variables using the Return On Assets (ROA), Non Performing Loans (NPL), Capital Adequate Ratio (CAR), Loan To Deposit Ratio (LDR), Earnings Before Tax and Provision (EBTP) (EBTP) Size and Auditor (AUD). The research approach used is a descriptive quantitative approach with panel data regression methods. The results of this study indicate that NPL, CAR, LDR and SIZE variables have a positive effect on Loan Loss Provisions while ROA and EBTP and Auditor variables have a negative effect on Loan Loss Provisions. Banks must implement the prudential banking principle in lending to maintain credit quality. It is hoped that the provision of credit losses does not affect the bank's financial ratios which have an impact on investors' decision making.
Kata Kunci : Keywords: ROA, NPL, CAR, LDR, EBTP, SIZE, Auditor, Loan Loss Provisions, Risiko, Loan.