Laporkan Masalah

ANALISIS PELAPORAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN DANA DESA (STUDI PADA KAMPUNG MUARA ASA KABUPATEN KUTAI BARAT)

HELENA MAIRITA, Abdul Halim, Prof., Dr., M.B.A., Ak., CA.,

2020 | Tesis | MAGISTER AKUNTANSI

Tujuan penelitian ini ialah menganalisis pelaksanaan pelaporan dan pertanggungjawaban Dana Desa di Kampung Muara Asa dan mengidentifikasi penyebab keterlambatan pelaporan dan pertanggungjawaban Dana Desa di Kampung Muara Asa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data menggunakan sumber data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui proses wawancara kepada pihak perangkat kampung Muara Asa dan pihak dari DPMK. Data sekunder dalam penelitian ini ialah dokumen publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan pelaporan dan pertanggungjawaban Dana Desa di Kampung Muara Asa belum terlaksana dengan baik dengan beberapa simpulan sebagai berikut; (a) kemampuan bendahara dan sekretaris selaku pelaksana teknis pengelola keuangan desa memiliki kemampuan yang terbatas dalam menggunakan aplikasi Siskeudes (b) prinsip akuntabilitas belum sepenuhnya dijalankan oleh pemerintah kampung Muara Asa. (2) Permasalahan keterlambatan pelaporan dan pertanggungjawaban Dana Desa Kampung Muara Asa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan keterlambatan penyampaian pelaporan dan pertanggungjawaban Dana Desa Kampung Muara Asa yaitu (a) Waktu pencairan Dana Desa dan pelaporan yang sangat pendek sehingga pelaksanaan kegiatan menjadi terhambat. Keterlambatan pencairan Dana Desa menjadi kendala dalam pelaksanaan kegiatan itu sendiri. (b) Tertib administrasi belum dilaksanakan dengan baik karena pelaksanaan penatausahaan masih mengandalkan operator yang hanya sesekali datang ke kantor desa dan pemerintah kampung masih pada tahapan pembelajaran dalam pengelolaan keuangan Dana Desa. (c) Keterbatasan kemampuan SDM sekertaris dan bendahara sebagai pelaksana teknis pengelolaan keuangan desa dalam menggunakan aplikasi Sistem Keuangan Desa. Implikasi dalam penelitian ini yaitu memberikan kontribusi praktis dan kontribusi akademis dalam tambahan referensi pengetahuan tentang pelaksanaan pelaporan dan pertanggungjawaban Dana Desa di Kampung Muara Asa khususnya terkait dengan kendala dan permasalahan mengenai pelaporan dan pertanggungjawaban Dana Desa. Batasan dalam penelitian ini yaitu meneliti tentang pelaksanaan kewajiban pelaporan dan pertanggungjawaban Dana Desa Kampung Muara Asa pada tahun 2017. Penelitian ini hanya membahas Dana Desa dari sisi kewajiban pelaporan dan pertanggungjawabannya, sehingga belum bisa mewakili pengelolaan keuangan Dana Desa secara keseluruhan.

This study aims to analyze the implementation of reporting and accountability of the Village Funds in Muara Asa Village and identify the causes of late reporting and accountability of the Village Funds in Muara Asa. This research uses qualitative research methods with case study design. Data collection uses primary and secondary data sources. Primary data were obtained through an interview process with officials of Muara Asa village and those from DPMK. Secondary data for this research were public documents. The research results show that: (1) The implementation of reporting and accountability of the Village Fund in Muara Asa village has not been good with some conclusions, namely (a) treasurer and secretary as the technical implementers of village financial management have limited ability to use the Siskeudes application; (b) the principle of accountability has not yet been fully implemented by the Muara Asa village government. (2) There is the problem of late reporting and accountability of the Muara Asa Village Village Fund. The research results show that the problems with Muara Asa village late reporting and accountability filing of the Village Fund include: (a) The short interval between disbursement and reporting of Village Fund makes it difficult for executors to file the reports on time. The tardy disbursement of the Village Fund hinders the execution of activities; (b) Orderly administration has not been carried out properly because administration execution relies on an operator who only occasionally comes to the village office, and the village administration is still in the process of learning in the management of Village Fund; (c) the limited skills of the secretary and treasurer as the technical executors of Village Fund management in using the Village Fund System application. The implication from this research is to offer a practical contribution and an academic contribution in the additional reference on the knowledge about Village Fund reporting and accountability in Muara Asa village, particularly regarding hindrances and problems in Village Fund reporting and accountability. The researchs limitation is on the Village Fund of Muara Asa village reporting and accountability duty implementation in 2017. This research only discusses Village Fund in terms of reporting and accountability duties, therefore, it doesnt represent Village Fund financial management as a whole.

Kata Kunci : pelaporan dan pertanggungjawaban Dana Desa, stewardship teory

  1. S2-2020-421643-abstract.pdf  
  2. S2-2020-421643-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-421643-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-421643-title.pdf