Laporkan Masalah

HUBUNGAN KEDEKATAN TIDUR ANAK DENGAN PASIEN TUBERKULOSIS TERHADAP KEJADIAN SAKIT TUBERKULOSIS PADA ANAK DI KABUPATEN WONOGIRI

HERIYANTO GAYUS L, dr. Rina Triasih, M.Med (Paed)., Ph.D., SpAK.

2020 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

Latar Belakang: Tuberkulosis hingga saat ini merupakan ancaman kesehatan dunia terutama pada Negara-negara berkembang seperti India, Indonesia dan Nigeria. Tuberkulosis dapat menyerang siapa saja, tak terkecuali anak-anak usia dini. TB pada anak berisiko tinggi menderita TB berat seperti meningitis TB dan TB miler. Kabupaten Wonogiri merupakan Kabupaten yang paling banyak menyumbang kasus baru TB di Provinsi Jawah Tengah. Hingga Tahun 2018 angka TB di Kabupaten Wonogiri terus mengalami peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kedekatan tidur anak dengan pasien tuberkulosis terhadap kejadian sakit tuberkulosis pada anak di Kabupaten Wonogiri. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan studi case control. Objek penelitian ini adalah anak usia 0-14 tahun yang menderita sakit TB dan tercatat dalam Sistem Informasi TB Terpadu di Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri. Besar sampel menggunakan population-base dan diperoleh sebanyak 240 responden melalui simple random sampling yang terdiri dari 80 kelompok kasus dan 160 kelompok kontrol. Data dianalisis menggunakan bivariate yaitu uji chi square dan fisher exact dan dianalisis dengan multivariat logistic regression. Hasil : Hasil analisis bivariate menunjukkan tidur sekasur OR=3,12 (95%CI 1,01- 10,0; p=0,02) dan riwayat kontak OR=2,6 (95%CI 1,31-5,13; p=0,003) memiliki hubungan yang bermakna secara statistik dengan kejadian sakit TB pada anak. Sedangkan kepadatan hunian tidur, status imunisasi dan riwayat status gizi tidak memiki hubungan bermakna secara statistik dengan kejadian sakit TB pada anak. Hasil multivariat menunjukkan faktor yang paling berpengaruh signifikan dalam hubungan kejadian sakit TB pada anak adalah riwayat kontak OR=2,22 (95%CI 1,05-4,67; p=0,03). Kesimpulan : Riwayat kontak merupakan faktor yang paling dominan dalam hubungan kedekatan tidur anak dengan pasien TB(BTA+) terhadap kejadian sakit TB pada anak.

Background: Tuberculosis is one of the worlds health threats, especially in developing countries such as India, Indonesia and Nigeria. It is very likely that TB can affect anyone, including young children. Children are at high risk of suffering from severe TB such as tuberculous meningitis and miliary tuberculosis. Wonogiri Regency is the largest contributor to new TB cases in Central Java Province. Up to 2019, TB rates in Wonogiri Regency keep increasing. This study aims to determine the relationship between childrens sleep closeness with tuberculosis patients and the incidence of tuberculosis in children in Wonogiri Regency. Method: This research was categorized as an observational study with case control study. The object of this study was children at the aged 0-14 suffering from TB and and recorded in the Integrated Tuberculosis Information System in the District Level Health Office of Wonogiri. The sample size used population- base and 240 respondents were obtained through simple random sampling consisting of 80 case groups and 160 control groups in a ratio of 1: 2. Data were analyzed using bivariate analysis with chi square and fisher exact tests and using multivariate with logistic regression. Results: The results of the bivariate analysis showed that sleeping on one bed OR=3.12 (95%CI 1.01-10; p=0.02) and contact history OR=2.6 (95%CI 1.31- 5.13; p=0.003) had a statistically significant relationship with the incidence of TB disease in children. Moreover, sleep density, immunization status and nutritional status did not have a statistically significant relationship with the incidence of TB disease in children. Multivariate results showed that the most significant factor influencing the relationship of TB in children was a contact history OR=2,22 (95%CI 1,05-4,67; p=0,03). Conclusion: Contact history is the most dominant factor in the relationship between childrens sleep closeness with TB patients (AFB +) and the incidence of TB disease in children.

Kata Kunci : riwayat kontak, tuberkulosis anak, faktor risiko , contact history, pediatric tuberculosis, risk factors

  1. S2-2020-403253-abstract.pdf  
  2. S2-2020-403253-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-403253-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-403253-title.pdf