ANALISIS PERBANDINGAN RASIO KEUANGAN PT BANK SYARIAH MANDIRI DAN PT BANK NEGARA INDONESIA SYARIAH
SYAVIRA RETTY R, Prof. Dr. Abdul Halim, M.B.A
2020 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)Laporan keuangan merupakan salah satu alat untuk menginformasikan posisi keuangan suatu bank, dalam hal ini bank syariah. Informasi yang terdapat pada laporan keuangan dapat digunakan oleh investor untuk memprediksi penerimaan dividen di masa yang akan datang. Kinerja keuangan bank syariah bisa diketahui dengan cara menghitung rasio keuangan perusahaan. Rasio keuangan bermanfaat untuk memprediksi laba suatu bank dan bisa menunjukkan potensi masalah yang dihadapi oleh bank. Penilaian kesehatan bank syariah dapat diukur dengan rasio keuangan yaitu, CAR, NPF, NPM, BOPO, dan FDR. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk menganalisis pengaruh rasio CAR, NPF, NPM, BOPO, dan FDR Bank terhadap Laba Bank Umum Syariah. Tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menguji perbandingan rasio keuangan yang terdiri dari rasio keuangan CAR, NPF, NPM, BOPO, dan FDR PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank Negara Indonesia Syariah periode 2011-2018. Pengumpulan sampel menggunakan metode purposive sampling dan untuk metode analisis menggunakan uji normalitas dan uji beda. Hasil analisis uji normalitas menunjukkan data dari variabel CAR, NPF, NPM, BOPO, dan FDR berdistirbusi normal. Hasil penelitian uji beda rasio keuangan BSM dan BNIS adalah variabel CAR dan NPM BSM dan BNIS memiliki nilai rasio yang berbeda secara signifikan. Rasio CAR dan NPM yang lebih tinggi adalah rasio keuangan BNIS. Untuk rasio NPF, BOPO, dan FDR BSM dan BNIS memiliki nilai rata-rata yang relatif sama (tidak berbeda secara signifikan). Kata kunci: rasio keuangan, bank syariah, uji beda
Financial statements are one of the tools that can give some informations about financial position in a Bank, for this case is Sharia Bank. The informations in financial statements can be use by the investors to predict their dividen in the future. Financial work of Sharia Bank was informed by calculated financial ratios of the company. Financial ratios can be used for predict bank profit and can showed a problem potentions of that bank. Sharia bank health assessment can be measured by financial ratios namely, CAR, NPF, NPM, BOPO, and FDR. Several studies have been conducted to analyze the effect of CAR, NPF, NPM, BOPO, and FDR ratios of Banks on Sharia Commercial Bank Profit. The purposeve of this research o is to examine the financial ratio comparison consisting of CAR, NPF, NPM, BOPO, and FDR financial ratios of PT Bank Syariah Mandiri and PT Bank Negara Indonesia Syariah for the period of 2011-2018. Sample collection using purposive sampling method and for the analysis method using the normality test and different test. The results of the normality test analysis showed that the data from the CAR, NPF, NPM, BOPO, and FDR variables were normally distributed. The results of the different test of BSM and BNIS financial ratios are CAR and NPM variables BSM and BNIS have significantly different ratio values. The higher CAR and NPM ratios are BNIS financial ratios. For NPF, BOPO, and FDR ratios BSM and BNIS have relatively similar average values (not significantly different). Keywords: financial ratios, sharia bank, different tests
Kata Kunci : rasio keuangan, bank syariah, uji beda