Kata Serapan dalam Akulturasi Agama Islam di Indonesia
ZAIN HANDOKO, DR. Amir Ma'ruf, M. Hum
2020 | Tesis | MAGISTER LINGUISTIKINTISARI Fokus tulisan ini membahas tentang kata serapan dalam akulturasi agama Islam di Indonesia. Data dalam penelitian berupa kata yang diambil dari sumber buku sejarah Islam di Nusantara dan dikumpulkan dengan metode simak dengan teknik catat ortografis. Selanjutnya data dianalisis berdasarkan teori bentuk satuan lingual Chaer (2012), teori penyerapan dan prosesnya Alwi (1993) dan teori bentuk perubahan makna Chaer (2014). Pada bahasan bentuk dan proses, data dianalisis dengan metode agih dengan teknik bagi unsur langsung dengan teknik bagi dan urai unsur langsung sebagai teknik lanjutan. Sementara pada bahasan makna dianlisis dengan metode padan teknik translasional. Selanjutnya hasil analisis disajikan dalam bentuk tabel dan narasi tulisan ilmiah. Penelitian menghasilkan bahwa kata serapan dalam akulturasi agama Islam di Indonesia berdasarkan bentuk satuan lingualnya ada dua yaitu bentuk kata dasar dan kata kompleks. Bentuk kata dasar serapan dari bahasa Arab ada tiga yaitu: Nomina, verba dan adjektiva. Begitu pula bentuk kata kompleksnya juga ada tiga yaitu: Kata majemuk, kata berafiksasi, dan kata reduplikasi. Lalu berdasarkan proses penyerapannya, kata serapan dalam akulturasi agama Islam di Nusantara dibagi ke dalam: 1) adaptasi vokal, 2) adaptasi konsonan, dan 3) adaptasi morfologi. Selanjutnya berdasarkan perubahan maknanya kata serapan dibagi menjadi tiga yaitu: 1) perubahan kata meluas, 2) perubahan makna menyempit, dan 3) perubahan makna total. Kata kunci: kata serapan Arab, akulturasi agama Islam, perubahan makna kata serapan.
The focus of this article discusses uptake in the acculturation of Islam in Indonesia. The data in this research are words taken from sources of Islamic history books in the archipelago and collected by the method of referring to orthographic note-taking techniques. Furthermore, the data were analyzed based on Chaer's lingual unit form theory (2012), absorption theory and the process of Alwi (1993) and Chaer's meaning change form theory (2014). In the discussion of forms and processes, the data are analyzed by the method of distribution with techniques for the direct elements with the techniques for the breakdown of direct elements as advanced techniques. While in the discussion the meaning is analyzed by the translational technique equivalent method. Furthermore, the results of the analysis are presented in the form of tables and narratives of scientific writing. The research results that absorption words in the acculturation of Islam in Indonesia based on the form of lingual units are twofold, namely basic forms and complex words. The basic forms of absorption from Arabic are three, namely: noun, verb and adjective. Similarly, the complex word forms are also three: compound words, affixed words, and reduplication words. Then based on the process of absorption, said uptake in the acculturation of Islam in the archipelago is divided into: 1) vocal adaptation, 2) consonant adaptation, and 3) morphological adaptation. Furthermore, based on changes in the meaning of absorption words are divided into three, namely: 1) changes in widespread words, 2) changes in the meaning of narrowed, and 3) changes in total meaning.
Kata Kunci : kata serapan, akulturasi bahasa, penyerapan bahasa arab