Evaluasi Dampak Program Indonesia Pintar (PIP) Terhadap Pengeluaran Untuk Pendidikan
RIKI ARIANDA, Akhmad Akbar Susamto, S.E., M.Phil., Ph.D.
2020 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanMenggunakan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) tahun 2017-2018, penelitian ini meneliti apakah pemberian Conditional Cash Transfer for Education (CCTE) dapat membantu rumah tangga miskin dan rentan miskin untuk membelanjakan lebih banyak untuk keperluan pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode Propensity Score Matching (PSM) untuk melihat dampak dari penerima program dengan membandingkan rumah tangga yang tidak mendapatkan program. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Conditional Cash Transfer for Education (CCTE) memiliki dampak yang signifikan pada rumah tangga penerima program, dimana mempunyai pengeluaran yang lebih besar untuk pendidikan dari pada rumah tangga yang tidak menerima program khususnya untuk pembelian buku dan alat tulis. Pembelian buku pelajaran dan alat tulis merupakan pengeluaran yang bukan ditetapkan oleh sekolah.
Using data from the National Socioeconomic Survey (SUSENAS) from 2017-2018, this study examines whether the provision of Conditional Cash Transfer for Education (CCTE) helped poor and near-poor households to spend more on education. This study uses the Propensity Score Matching (PSM) method to see the impact of program recipients by comparing those who do not get the program. The results of this study find that Conditional Cash Transfer for Education (CCTE) has a significant impact on beneficiary households, which had greater spending on education than households that did not receive the program, especially for purchase books and stationery. Purchasing textbooks and stationery are spending not determined by the school.
Kata Kunci : CCTE, pengeluaran pendidikan, propensity score matching, Indonesia