Laporkan Masalah

Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Nelayan Pesisir (Studi KUB Berkah Samudra, Jepara)

MAYGSI ALDIAN S, Dr. Silverius Djuni Prihatin, M.Si

2020 | Tesis | MAGISTER PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN

Salah satu kelompok masyarakat yang mampu berkembang dengan baik adalah KUB berkah Samudra yang berlokasi di Jepara. Pengelolaan yang baik tentunya akan mendorong pencapaian kesejahteraan masyarakat pesisir mencakup aspek ekonomi, social maupun lingkungan. Pemberdayaan yang dilaksanakan dengan mengedepankan ketiga aspek secara sinergis akan menghasilkan keberdayaan yang berkelanjutan dan mewujudkan kemandirian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Konsep yang penulis gunakan adalah konsep pemberdayaan untuk memahami proses pemberdayaan melalui tahapan penyadaran, peningkatan kapasitas serta pendayaan serta dinamika yang mencakup faktor pendukung serta faktor penghambat. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive dengan 18 orang informan. Untuk memperoleh data, peneliti menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam proses pemberdayaan, KUB Berkah Samudera melakukan ketiga tahapan pemberdayaan. Penyadaran dilakukan bukan hanya terkait masalah serta potensi yang dimiliki namun juga terkait pentingnya terus bergerak sebagai sebuah kelompok. Dalam tahapan peningkatan kapasitas dilakukan dengan memberikan pelatihan-pelatihan yang menunjang kegiatan nelayan dan keluarganya secara individu maupun sebagai anggota kelompok. Dalam tahapan pendayaan dilakukan dengan mengupayakan keberdayaan anggota baik dari aspek ekonomi, sosial maupun politik. Faktor pendukung dari kegiatan pemberdayaan KUB Berkah Samudera adalah komitmen yang kuat dari ketua dan anggota, potensi yang dimiliki, kapasitas kelembagaan yang sudah cukup baik, penguasaan pengetahuan dan semangat dari anggota , exposure yang baik, dukungan dari mitra. Faktor penghambat dari kegiatan pemberdayaan KUB Berkah Samudera adalah leadership masih didominasi ketua, networking hanya dilakukan segelintir orang, pencemaran lingkungan yang terjadi serta desakan kebutuhan yang menyebabkan pelanggaran.

One group that able to improve in good term are KUB Berkah Samudera that located in Jepara. Empowerment done by focusing on all three aspect will resulted sustainability and independency. This group able to drive the improvement either ecomonic, social and environmental aspect of life. This research used descriptive qualitative methods. Concept used by writer is empowerment concept through three phase that is raising awareness, capacity building and empowering phase. This concept also help writer to understand the supporting factor and obstacle factor of empowerment. Informant decision done through purposive technique with 18 informants. For data collection, weriters using interview, observation and documentation. The result of research showed that in process of empowerment, KUB Berkah Samudera already done three phase of empowerment. Raising awareness done by not only raising awareness about problems and potention but also the urgencies to keep doing empowerment as a group. In capacity building phase done by gave traning that support activities of fisherman and family as individual and member of KUB Berkah Samudera. In empowering phase done by doing empowerment of three aspects that is economic, social and politic. Supporting factor are strong commitment from members, potention owned by group, good institutional capacity, knowledge owned by members, good exposure of KUB Berkah Samudera and support of other actors. Obstacle factor are domination of group leader, networking done by few member, enviroment degradation and needs of member that caused disobeyment of rule.

Kata Kunci : Pemberdayaan masyarakat pesisir, Proses Pemberdayaan Masyarakat, Faktor pendorong dan penghambat pemberdayaan

  1. S2-2020-434325-abstract.pdf  
  2. S2-2020-434325-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-434325-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-434325-title.pdf