Laporkan Masalah

Makna Tradisi Tedhak Siten bagi Ibu Milenial: Identitas Personal atau Identitas Sosial?

ANISSA YUWANTINA, Dr. Budi Andayani, M.A., Psikolog

2020 | Tesis | MAGISTER PSIKOLOGI

Tradisi tedhak siten merupakan tradisi budaya Jawa yang ditujukan untuk anak saat pertama kali menginjakkan tanah. Ibu milenial yang identik dengan budaya modern ternyata masih ditemui melakukan tradisi tedhak siten yang merupakan budaya tradisional masyarakat Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seperti apa makna tradisi tedhak siten bagi ibu milenial ditinjau dari identitas personal dan identitas sosial mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Tiga ibu milenial terlibat pada penelitian ini sebagai informan penelitian. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi pelaksanaan tedhak siten. Temuan pada penelitian menunjukkan bahwa ibu milenial memaknai pelaksanaan tradisi tedhak siten sebagai salah satu sarana untuk menjaga eksistesi budaya Jawa dan menunjukkan eksistensi diri ibu milenial sebagai seorang Jawa. Tedhak siten sebagai wujud dari pengharapan orang tua kepada anak dapat menguatkan identitas sosial ibu milenial yang merupakan seorang Jawa sebagai bagian dari masyarakat Jawa. Selain itu, bagi ibu milenial pelaksanaan tradisi tedhak siten dapat memberikan motivasi pada mereka untuk menjalankan pengasuhan selanjutnya.

The tedhak siten tradition is a Javanese cultural tradition that usually performed the first time children set their foot on dirt. Even though millennial mothers were known as individuals that accustomed to modern culture, turned up still performed tedhak siten tradition till nowadays. This study aims to find out what the meaning of the tedhak siten tradition for millennial mothers in terms of their personal and social identity. This study used a qualitative method with a phenomenological approach. Three millennial mothers were involved in this study as research informants. Data collection used interviews, observations, and documentation of the implementation of the tedhak siten. The findings of the research showed that millennial mothers interpret the implementation of the tedhak siten tradition as one of the means to maintain the existence of Javanese culture and showed the existence of millennial mothers as Javanese. Tedhak siten as a manifestation of the expectations of parents to children could strengthen the social identity of millennial mothers as part of Javanese society. Also, for millennial mothers, the implementation of the tedhak siten tradition could motivate them to carry out future parenting.

Kata Kunci : ibu milenial, identitas sosial dan tradisi tedhak siten

  1. S2-2020-407553-abstract.pdf  
  2. S2-2020-407553-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-407553-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-407553-title.pdf