Gerakan Sekolah Menyenangkan: Fostering Students' Well-being through A Whole-school-approach
RASHIFA FAUZIA, Theresia Novi Poespita Candra, S.Psi., M.Si.
2020 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIPenelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat well-being siswa dari sekolah yang menerapkan program Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) dengan sekolah yang tidak menerapkan program ini. Sebanyak 232 siswa dari enam sekolah dasar negeri berpartisipasi dalam penelitian ini. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pengumpulan data mixed-method, mengintegrasikan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Dalam studi kuantitatif, pengisian kuisioner The Student Well-being Scale for 4-6th Graders digunakan untuk memeriksa tingkat well-being siswa. Dari semua peserta yang menyelesaikan survei, 10 peserta dipilih untuk berpartisipsi dalam focus group discussion. Analisis Mann-Whitney U menyatakan bahwa siswa dari sekolah GSM (M = 132,21) memiliki tingkat well-being yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok pembandingnya (M = 101,06) yang ditunjukkan oleh hasil yang signifikan (U = 4920.500, p <0,05) ). Studi kualitatif dalam penelitian ini menunjukan bahwa tingkat well-being siswa dapat dibedakan melalui lima tema utama yang muncul, yaitu; 1) partisipasi dalam kegiatan sekolah, 2) proaktif, 3) nilai diri, 4) kemampuan untuk mempertahankan hubungan yang baik dengan teman sebaya dan 5) kebahagiaan.
This study is aimed to compare the well-being level of students from the schools which implemented programs of Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) and schools that were not. A total of 232 students from six different public elementary schools participated in this study. This study was conducted using a mixed-method data collection, integrating quantitative and qualitative approaches. In the quantitative study, a self-reported questionnaire of The Student Well-being Scale for 4-6th Graders was used to examine students' level of well-being. Out of all participants that completed the survey, 10 participants were selected to partake in focus group discussions. The Mann-Whitney U analysis suggested that students from the GSM schools (M= 132.21) have a higher level of well-being compare to the comparison group (M= 101.06) indicated by a significantly different means (U= 4920.500, p < 0.05). The qualitative study suggested that students' level of well-being can be differentiated through five main themes emerged, namely; 1) participation in school activities, 2) proactiveness, 3) self-value, 4) ability to maintain a good relationship with peers and 5) happiness.
Kata Kunci : well-being, students, whole-school-approach, education