Laporkan Masalah

Analisis Transformasi Spasial Kota Makassar Tahun 1918-2019

M. AGUNG SETIAWAN, Ir. Agam Marsoyo, M.Sc., Ph.D.

2020 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Kota Makasar mengalami perkembangan pesat yang menyebabkan terjadinya perubahan guna lahan dan bentuk kota secara periodik. Perubahan signifikan terjadi pada periode setelah kolonial. Kota Makassar berkembang secara sprawl dan tidak terkontrol. Melihat fenomena diatas, maka penelitian ini penting dilakukan untuk melihat transformasi spasial yang dikaji berdasarkan periodeperiode sekaligus menemukan faktor-faktor dominan yang mempengaruhinya, mengingat Kota Makassar pada masa kolonial sudah menjadi kota dengan aktifitas tinggi sehingga mengakibatkan pertumbuhan perkotaan yang begitu cepat hingga sekarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deduktif-kualitatif kuantitatif dengan metode eksploratif. Unit amatan pada penelitiani ini merupakan seluruh batasan administratif Kota Makassar dengan kurun waktu penelitian dari tahun 1918 hingga 2019. Metode pengumpulan data yang digunakan bertumpu pada data sekunder yang didukung dengan data primer berupa wawancara secara mendalam dan observasi lapangan. Metode analisis data dibagi menjadi dua, yaitu metode analisis transformasi spasial dilakukan dengan melakukan rekonstruksi peta yang didapatkan dari data sekunder dan Google Earth serta didukung oleh data penggunaan lahan dan pemanfaatan lahan. Metode analisis faktor-faktor yang memengaruhi secara dominan dilakukan dengan mengumpulkan unit informasi yang didapatkan dari hasil wawancara dan didukung oleh data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian, transformasi spasial yang terjadi di Kota Makassar yang terbagi menjadi per periode menunjukkan perubahan signifikan dalam pengawasan perkembangan kota (development control) yang dilakukan oleh pemerintah kota tiap periodenya, dalam penelitian ini juga didapatkan kesimpulan mengenai transformasi spasial yang diakibatkan karena beberapa faktor. Faktor dominan yang mengakibatkan transformasi spasial di Kota Makassar yaitu faktor perpindahan penduduk, faktor peraturan dan kebijakan.

The city of Makassar has experienced rapid development which led to periodic changes in land use and shape of the city. Significant changes occurred in the post-colonial period. Makassar City becomes sprawl and uncontrolled. Looking at the above phenomenon, it is important to conduct this research to see the spatial transformation studied based on periods and at the same time find the dominant factors that influence it, considering that Makassar City in the colonial period had become a city with high activity resulting in rapid urban growth until now. This research used a deductive quantitative-qualitative approach with an exploratory method. The observation unit in this research is all administrative boundaries of Makassar City with the research period from 1918 to 2019. The data collection methods used are based on secondary data supported by primary data in the form of in-depth interviews and field observations. The data analysis method is divided into two parts, namely the spatial transformation analysis method carried out by reconstructing maps obtained from secondary data and Google Earth and supported by the land usage and the land utilization data. The method of analyzing the factors that influence is dominantly carried out by gathering units of information obtained from the results of interviews and supported by secondary data. Based on the results of the research, the spatial transformation that occurred in Makassar City which was divided into eras showed a significant change in the development control of the city carried out by the city government each period, in this study also obtained conclusions about the spatial transformation caused by several factors. Dominant factors that cause spatial transformation in Makassar City werer population movement, regulatory and policy factors.

Kata Kunci : perkembangan kota, pengawasan perkembangan, transformasi spasial, Kota Makassar.

  1. S1-2020-384894-abstract.pdf  
  2. S1-2020-384894-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-384894-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-384894-title.pdf