Local's Perception on Economic Benefits of Coffee as a Tourism Product in Desa Pentingsari
GARRY AGASSI, Dr. Mohamad Yusuf, M.A.
2019 | Skripsi | S1 PARIWISATADesa Pentingsari adalah Desa Wisata yang paling terkenal di Jogjakarta, Desa ini terkenal dengan kekayaan budaya, kerapian, dan orang-orang yang sangat ramah. Desa ini adalah Desa Wisata terbaik di Indonesia menurut Kementrian Pariwisata Indonesia. Di Desa Pentingsari, mereka memiliki wisata kopi yang menjadi salah satu atraksi utama. Melihat bertumbuhnya popularitas orang mengkonsumsi kopi di Indonesia beberapa tahun belakangan, sebuah penelitian dilakukan di Desa Pentingsari untuk mengetahui keuntungan secara ekonomi dari wisata kopi. Angka orang orang yang mengkonsumsi kopi semakin naik, yang berarti angkat kebutuhan kopi juga ikut naik, yang berpengaruh kepada kenaikan di sektor ekonomi. Penelitian ini menggunakan cara kualitatif. Para responden adalah warga sekitar RT 2 di Desa Pentingsari. Wawancara dan observasi dilakukan dari tanggal 1 Juni 2019 - 14 Juni 2019. Wawancara dilakukan dengan cara semi terstruktur, menggunakan pertanyaan yang berasal dari model social ekonomi milik Cohen (1984). Hasil dari wawancara ini terklasifikasi dan didiskusikan dengan cara deskriptif-naratif. Hasilnya menunjukkan bahwa keberadaan wisata kopi memberi keuntungan secara ekonomi kepada warga lokal.
Desa Pentingsari is the most famous Tourism Village in Jogjakarta, it is famous because it is rich in culture, well managed, and the people are very kind. The village is considered as the best Tourism Village in Indonesia according to the Indonesian tourism ministry. In Desa Pentingsari, they have coffee tourism as one of the main attractions. Seeing the growth and popularity of coffee consumer in Indonesia for the past few years, a research is conducted to know the economic benefits of coffee tourism in Desa Pentingsari. The number of people who consume coffee are increasing, this means the demands of coffee beans are also increasing, which leads to an increase in the economy sector. The research is a qualitative study. The respondents are locals from RT 2 in Desa Pentingsari. The interviews and observations are done from 1st of June - 14th of June 2019. Semi-structured interview was conducted and questions are derived from Cohen (1984) socio-economic model. The result of the interviews are classified and discussed in a descriptive narrative method. It shows that the existence of coffee tourism does give economic benefit to the local community.
Kata Kunci : benefit ekonomi, wisata kopi, wisata agro