Laporkan Masalah

ANALISIS STRUKTUR BIAYA LOGISTIK PADA RANTAI PASOK BERAS DI KABUPATEN DEMAK

RIZKY WANDA TRIMULYANA, Dr. Ir. Adi Djoko, MSIE., ; Dr. Mirwan Ushada, STP., M.App.Life.Sc.,

2020 | Skripsi | S1 TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

Berdasarkan rilis Kementrian Perdagangan Republik Indonesia tahun 2016, Jawa Tengah mengalami kenaikan produksi sebesar 17,12% pada tahun 2015 dan 1,53% pada tahun 2016. Tentunya pertumbuhan produksi ini mengacu pada permintaan pasar yang terus meningkat. Pertumbuhan ini memiliki potensi usaha sehingga penelitian struktur biaya logistik perlu dilakukan untuk mengetahui biaya yang dikeluarkan para pelaku usaha agar dapat dirumuskan strategi untuk usaha beras di Kabupaten Demak dapat berkembang. Perhitungan struktur biaya logistik dilakukan di Kabupaten Demak, Jawa Tengah dengan metode activity based costing yaitu berdasarkan aktivitas aktual yang terjadi pada setiap tier. Metode penelitian dilakukan dengan studi pustaka dan wawancara kepada para pelaku usaha pada tiap tier yang terdiri dari tier petani, pengepul atau penggiling, pengecer besar, dan pengecer kecil. Dari penelitian ini akan dihasilkan rantai pasok, rantai nilai, dan juga biaya logistik Berdasarkan penelitian, didapatkan rantai pasok beras dengan 4 tier yakni petani, pengepul atau penggiling, pengecer besar, dan pengecer kecil. Perhitungan biaya rata-rata terbesar untuk semua tier terletak pada aktivitas material handling dengan proporsi biaya rata-rata sebesar 78,29% dari total keseluruhan biaya rata-rata. Strategi yang dapat diterapkan pada rantai pasok beras adalah efficient supply chain strategy yang bertujuan untuk meminimasi biaya logistik dengan proporsi biaya yang besar.

Based on the release of the Ministry of Trade of the Republic of Indonesia in 2016, Central Java region experienced the increase in production which was 17.12% in 2015 and 1.53% in 2016 .Surely this production growth refers to the increasing market demand. This growth has business potential, so research on logistical cost structure needs to be done to find out the costs incurred by business actors so that strategies for rice business in Demak Regency can be developed. The calculation of the logistics cost structure is carried out in Demak Regency, Central Java using the activity based costing method, which is based on the actual activity that occurs at each tier. The research method was conducted by literature study and interviewing business actors at each tier consisting of farmers, collectors or grinders, large retailers, and small retailers. This research will produce supply chains, value chains, and logistics costs Based on research, obtained a 4-tier rice supply chain, namely farmers, collectors or grinders, large retailers, and small retailers. Based on the calculation, the largest average cost for all tiers lies in material handling activities with a proportion of the average cost of 78.29% of the total average cost. The strategy that can be applied to the rice supply chain is an efficient supply chain strategy that aims to minimize logistics costs with a large proportion of costs.

Kata Kunci : Beras, biaya logistik, rantai pasok

  1. S1-2020-347340-abstract.pdf  
  2. S1-2020-347340-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-347340-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-347340-title.pdf