Laporkan Masalah

LIFE CYCLE ASSESSMENT (LCA) MI LETHEK (STUDI DI KECAMATAN SRANDAKAN, BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA)

INDAH DWI LESTARI, Dr. Wagiman, STP., M.Si., ; M. Prasetya Kurniawan, STP., M.Sc.,

2020 | Skripsi | S1 TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

Mi lethek dengan kapasitas produksi lebih dari 1 ton/hari dengan menggunakan bahan bakar kayu, solar, tenaga ternak, dan listrik. Penggunaan energi tersebut akan menimbulkan emisi dan dampak ke lingkungan, khususnya di Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung dampak lingkungan penggunaan energi pada mi lethek dengan metode Life Cycle Assessment (LCA). Pendekatan gate to gate digunakan untuk menganalisa penggunaan energi, emisi, dan dampak yang dihasilkan. Langkah analisa mengacu pada ISO 14040 tahun 2006 yang terdiri dari (1) menentukkan tujuan dan ruang lingkup penelitian, (2) analisis inventori, (3) penialaian dampak, dan (4) interpretasi. Hasil analisis, kontribusi dampak terhadap lingkungan di Yogyakarta diperoleh nilai mi UKM CBP menyumbang emisi CO2 sebesar 0,00099% per tahun, CH4 sebesar 0,059% per tahun, dan N2O sebesar 0,1% per tahun. Pada UKM CG menyumbang emisi CO2 sebesar 0,001% per tahun, pada variabel CH4 sebesar 0,067% per tahun, dan pada variabel N2O sebesar 0,12 % per tahun. Pada UKM CG menyumbang emisi CO2 sebesar 0,004% per tahun, pada variabel CH4 sebesar 0,08% per tahun, dan pada variabel N2O sebesar 0,19% per tahun. Rekomendasi perbaikan untuk mengurangi dampak yang terjadi yaitu dengan melakukan penghemaan energi listrik dan pergantian kayu bakar dengan briket arang.

Mi lethek with a production capacity of more than 1 ton / day using wood fuel, diesel fuel, cows, and electricity. The use of this energy will cause emissions and impacts on the environment, especially in Yogyakarta. The aim of the study is to calculate the environmental impact of energy use on mi lethek using Life Cycle Assessment (LCA) method. The gate to gate approach is used to analyze the use of energy, emissions, and the resulting impact. Evaluation of environmental impact was using ISO 14040 (2006) that consists of (1) goals definition and scoping (2) inventory analysis, (3) impact assessment, and (4) interpretation The results of the analysis, the contribution of environmental impact in Yogyakarta obtained by the value of SME CBP contributed CO2 emissions 0,00099% a year, CH4 0.059% a year, and N2O 0.1% a year. In SME CG contributed CO2 emissions 0.001% a year, in the CH4 variable of 0.067% per year, and in the N2O variable of 0.12% per year. In CG UKM contributed CO2 emissions by 0.004% per year, in the CH4 variable of 0.08% per a year, and in the N2O variable 0.19% a year. Suggested to reduce the impact is to save electricity and replace firewood with charcoal briquettes.

Kata Kunci : gate to gate, LCA, dan mi lethek

  1. S1-2020-347165-abstract.pdf  
  2. S1-2020-347165-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-347165-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-347165-title.pdf