Laporkan Masalah

Analisis Knowledge Gap terhadap Peran Taruna Tani dalam Pengembangan Potensi Desa melalui Program Edu Agro Eco Technopark Tourism di Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta

ASKINNA MUGHITSA, Prof. Dr. Ir. Sigit Supadmo Arif, M. Eng ; Dr. Murtiningrum, STP., M. Eng

2019 | Skripsi | S1 TEKNIK PERTANIAN

Edu agro eco technopark tourism merupakan sebuah program yang memanfaatkan potensi pertanian desa dalam bentuk wisata edukasi. Pelaku utama dalam pengembangan program ini adalah Taruna Tani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Taruna Tani dalam pengembangan potensi Desa Sriharjo melalui progam edu agro eco technopark tourism, mengetahui peran dan kedudukan lembaga Taruna Tani di desa Sriharjo, dan mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan anggota Taruna Tani dalam mengembangkan potensi desa melalui program edu agro eco technopark tourism. Data diperoleh dari hasil wawancara 19 anggota Taruna Tani desa Sriharjo.Tingkat pemahaman pengetahuan diukur dengan skala likert untuk mengubah data kualitatif menjadi kuantitatif. Analisis kesenjangan pengetahuan (K-Gap) digunakan untuk membandingkan nilai dari kepentingan pengetahuan dengan penguasaan pengetahuan. Analisis Fuzzy digunakan untuk mengetahui urutan dari nilai jawaban pertanyaan yang diajukan kepada responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nilai kepentingan terhadap pengetahuan (NKi) dan nilai penguasaan terhadap pengetahuan (Npi) tertinggi ditunjukkan pada pengetahuan tentang potensi Desa Sriharjo yaitu sebesar 3,9473 dan 3,7894. Meskipun nilai gap bukan yang terendah namun, dapat diartikan bahwa anggota Taruna Tani menganggap penting dalam mengetahui potensi yang ada di Desa Sriharjo. Kedudukan Taruna Tani sebagai lembaga desa di bidang pertanian adalah membantu menyebarkan informasi baru mengenai pertanian di masa kini kepada masyarakat Desa Sriharjo khususnya generasi muda. Upaya yang perlu dilakukan Taruna Tani dalam mengembangkan program edu agro eco technopark tourism adalah menambah relasi dan mengadakan pelatihan cara pengelolaan organisasi yang baik.

Edu agro eco technopark tourism is a program that utilizes the potential of rural agriculture in the form of educational tourism. The main player in the development of this program is the Taruna Tani (youth farmer�¢ï¿½ï¿½s group). This study aimed to determine the role of Taruna Tani in the potential development of the Sriharjo Village through the edu agro eco technopark tourism program, determine the role and position of the Taruna Tani institution in the Sriharjo village, and identify the knowledge gap of Taruna Tani members in developing the potential of the village through the edu agro eco technopark tourism program. Data obtained from the interviews of 19 members of the Taruna Tani Sriharjo village. The understanding level of knowledge was measured by a Likert Scale to transform qualitative data into quantitative data. Knowledge gap analysis (K-Gap) was used to compare the value of the interests of knowledge with the acquisition of knowledge. Fuzzy analysis was used to determine the order of the value of the answers that raised by respondents. The results showed that the highest importance of knowledge (NKi) and the value of mastery of knowledge (NPi) were shown in the knowledge of the potential of Sriharjo Village in the amount of 3,9473 and 3,7894. Even though the gap value was not the lowest, it could be interpreted that the Taruna Tani members considered it was important to know the potential that exists in Sriharjo Village. Taruna Tani's position as a village institution in the field of agriculture was to help to spread new information about agriculture today to the people of Sriharjo Village, especially the younger generation. To develop edu agro eco technopark tourism program, Taruna Tani needed to recognize and increase relation to conduct training on good organization management.

Kata Kunci : Taruna Tani, Kesenjangan Pengetahuan, Edu Agro Eco Technopark Tourism