Laporkan Masalah

Penerapan Metode Pencarian Rute Secara Kooperatif Untuk Meningkatkan GHOST AI Pada Game Pac-Man

HARI ANUGRAH TRI A, Anugerah Galang Persada, S.T., M.Eng. ; Teguh Bharata Adji, S.T., M.T., M.Eng., Ph.D.

2020 | Skripsi | S1 TEKNOLOGI INFORMASI

Untuk menambah daya tarik dari suatu video game, pengembang pada umumnya menerapkan suatu algoritme kecerdasan buatan. Salah satu kecerdasan buatan yang sering diterapkan dalam video game adalah algoritme pathfinding seperti pada game Pac-Man. Pada permainan ini, pemain akan berperan sebagai karakter bernama Pac-Man yang memiliki misi untuk memperoleh poin sebanyak mungkin dengan memakan titik bernama Pac-Dots yang tersebar pada suatu labirin. Sebagai tantangan diciptakan empat karakter NPC/Non-Playable Character hantu (Ghost) yang bertugas untuk menangkap pemain. Pada Ghost inilah diterapkan algoritme pathfinding dengan memanfaatkan teorema pyhtagoras sebagai dasar perhitungannya. Namun, metode pathfinding ini masih memiliki kelemahan yang dapat dieksploitasi pemain karena kerja sama antar Ghost belum optimal sehingga dua atau lebih Ghost dapat berjalan di lorong yang sama (grouping). Atas dasar inilah, pada penelitian ini dibuat suatu modifikasi pada pathfinding Ghost Pac-Man menggunakan algoritme collaborative diffusion yang memungkinkan keempat Ghost saling berbagi posisi dan bekerja sama dalam mengejar karakter pemain.

To add to the appeal of a video game, developers generally implement an artificial intelligence algorithm. One artificial intelligence that is often applied in video games is the pathfinding algorithm like in Pac-Man games. In this game, the player will act as a character named Pac-Man who has a mission to get as many points as possible by eating dots called Pac-Dots that are scattered in a maze. As a challenge, four NPC / Non-Playable Character Ghost were created to capture the player. In this Ghost applied pathfinding algorithm by utilizing the pyhtagorean theorem as the basis for its calculation. However, this pathfinding method still has weaknesses that can be exploited by players because cooperation between Ghosts is not optimal so that two or more Ghosts can run in the same aisle (grouping). On this basis, in this research a modification was made to the Ghost pathfinding using a collaborative diffusion algorithm that allows the four Ghosts to share positions and work together in pursuit of the player's character.

Kata Kunci : Video Game, Pac-Man, Kecerdasan Buatan, Pathfinding, Collaborative Diffusion

  1. S1-2020-385398-abstract.pdf  
  2. S1-2020-385398-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-385398-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-385398-title.pdf