PARASITASI PENGGEREK BATANG JAGUNG ASIA DI KLATEN
OLIVIA MUTIARA LARAS, Prof. Ir. Y. Andi Trisyono, M.Sc., Ph.D.
2020 | Skripsi | S1 PROTEKSI TANAMANPenggerek batang jagung, Ostrinia furnacalis (Lepidoptera: Crambidae), merupakan salah satu hama penting pada tanaman jagung. Parasitoid telur sangat berpotensi dalam mengendalikan populasi O. furnacalis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat parasitasi dan preferensi parasitoid pada umur telur O. furnacalis yang berbeda. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan kelompok telur di Lapangan pada Kecamatan Prambanan dan Ngawen, Kabupaten Klaten. Selain itu, telur umur satu dan dua hari dilepaskan di lapangan untuk mengetahui tingkat parasitasinya. Koleksi dan pelepasan kelompok telur dibuat sebanyak tiga kali pengambilan dengan masing-masing pengambilan sebanyak 15 kelompok telur. Tingkat parasitisasi telur O. furnacalis di lapangan sangat bervariasi dari 2,2% di Prambanan hingga 76,8% di Ngawen. Tidak ada parasitoid muncul dari kelompok telur yang dihasilkan dari pemeliharaan laboratorium yang dilepaskan di lapangan di Prambanan. Ini dimungkinkan karena tingkat parasitasi yang rendah di lokasi pelepasan. Parasitoid yang muncul dari telur O.furnacalis dikumpulkan dari Ngawen adalah Trichogramma sp.
The Asian corn borer, Ostrinia furnacalis (Lepidoptera: Crambidae), is an important pest on corn. Egg parasitoids are potential to control O. furnacalis population. This research aimed to determine the level of parasitism and its preference at the different ages of O. furnacalis eggs. Research was conducted by collecting egg masses from the fields in the sub-district of Prambanan and Ngawen in the District of Klaten. In addition, one or two-day egg masses were released in the field for parasitism. The egg masses collections and releases were made a minimum of three times with 15 egg masses for each. The parasitism rate of O. furnacalis eggs in the field varied greatly from 2.2% in Prambanan to 76.8% in Ngawen. No parasitoids emerged from the egg masses produced from the laboratory rearing and released in the field in Prambanan. This might be due to low level of parasitism in the location of releases. The parasitoids emerged from O. furnacalis eggs collected from Ngawen was Trichogramma sp.
Kata Kunci : Ostrinia furnacalis, parasitoid telur, parasitasi, Trichogramma