Laporkan Masalah

Kerjasama Internasional Universitas Gadjah Mada dalam Upaya Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia dan Kelembagaan, 1950-1965

ALEM PUTRA ARMA, Dr. Abdul Wahid, M.Phil.

2019 | Skripsi | S1 SEJARAH

Menuju 2 dasawarsa usia Republik Indonesia, Pemerintah Indonesia sedang menata negara dan pemerintahannya. Pendidikan merupakan satu aspek penting dalam pembangunan negara dan bangsa termasuk didalamnya pendidikan tinggi. Penyelenggaran pendidikan tinggi yang dimandatkan kepada Universitas Gadjah Mada sebagai Universitas Nasional pertama yang dimiliki oleh republik Indonesia. Bersamaan lahirnya sebagai universitas yang baru, situasi internasional mengerucut pada dua blok yang berkontestasi dan berebut pengaruh. Blok barat dikomandoi oleh Amerika Serikat dan Blok timur dikomandoi oleh Uni Soviet. Situasi kompleks yang dihadapi Universitas Gadjah Mada yang baru berdiri pada 19 Desember 1949. Penelitian ini mencari tahu strategi yang dilakukan UGM untuk memperoleh manfaat dan mengembangkan strateginya sebagai institusi perguruan tinggi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini diolah melalui penelusuran arsip, studi berbagai macam literatur, koran, majalah dan hasil wawancara. Berdasarkan sumber data yang didapatkan, disimpulkan bahwa melalui kondisi zaman yang kompleks, UGM berhasil mendorong pengembangan kapasitas melalui konsep strategi pengembangan kapasitas dilakukan sebagai upaya lembaga/institusi untuk menuju lembaga yang mumpuni dan berkualitas. Dimensi sumber daya manusia dan kelembagaan menjadi dua hal yang tak terpisahkan dalam pengembangan kapasitas, peningkatan sumber daya yang menjalankan sistem kelembagaan dan lembaga yang mampu mengakomodasi sumber daya manusia. Keterkaitan antar dua dimensi tersebut ditingkatkan melalui jaringan kerjasama dengan dunia internasional. Penerapan strategi tersebut membuahkan hasil yang menggembirakan transformasi UGM dalam kurun waktu 15 tahun (1950-1965).

Towards two decades of the Republic of Indonesia, Indonesian Government is organizing state administration and government policy. Education is an important aspect in the development of state and nation building including higher education. The first National University, Universitas Gadjah Mada. As a new university, the international situation is tightening on two blocks that contestation and scramble for influence. Western bloc commanded by the United States and the Eastern bloc commanded by the Soviet Union. The complex situation faced Universitas Gadjah Mada was established on 19 December 1949. This research sought to find out the strategy that is done by UGM to get benefits and to develop its strategy as a higher education institution. The sources used in this study were processed through archival searches, studies of various literature, newspapers, magazines and interviews. Based on the source of data obtained, it was concluded that through the conditions of complex times, UGM managed to encourage capacity development through the concept of capacity building strategy conducted as an effort to institute/institutional to qualified and quality institutions. The Human resource and institutional dimensions become integral to the development of capacity building, the improvement of resources that run institutional systems and institutions that are able to accommodate human resources. The relationship between the two dimensions is enhanced through a network with the international cooperation. The implementation of strategy resulted in joyous outcome of the transformation of UGM within 15 years (1950-1965).

Kata Kunci : Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Amerika Serikat, Uni Soviet, Kerjasama Internasional, Pengembangan Kapasitas.

  1. S1-2019-383902-abstract.pdf  
  2. S1-2019-383902-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-383902-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-383902-title.pdf