Perancangan Knowledge Management System Dalam Memfasilitasi Pembangunan Agrotechno Edu-park Di Desa Sriharjo, Kecamata Imogiri, Kabupaten Bantul
MOHAMMAD FAIZAL ALIM, Andri Prima Nugroho, S.T.P., M.Sc., Ph.D.
2019 | Skripsi | S1 TEKNIK PERTANIANPengetahuan merupakan suatu hal penting dalam memastikan keberlanjutan suatu organisasi. Knowledge management adalah usaha dalam memperoleh, memilih, mengorganisir, mengabstraksi, menyimpan, menyajikan, memberbagikan, menerapkan, dan meninjau pengetahuan yang telah terakumulasikan sehingga setiap anggota dalam organisasi dapat memanfaatkan dan meningkatkan penguasaan terhadap pengetahuan tertentu. Knowledge Management Sysyem (KMS) merupakan suatu alat untuk membantu proses implementasi konsep knowledge management dalam konteks tertentu. Agrotechno Edu-park merupakan istilah dari sebuah taman edukasi teknologi pertanian, yang merupakan suatu tempat dimana berlangsungnya budidaya pertanian, sarana edukasi teknologi, dan sebagai wahana edukasi serta pariwisata berbasis pertanian. Dalam pengembangan dan pembangunan agrotechno edu-park terdapat pengetahuan dalam jumlah yang luas, namun kemampuan manusia dalam menerapkan pengetahuan tersebut terbatas, sehingga potensi untuk dapat hilang atau tidak termanfaatkan besar. Maka dari itu, usaha dalam manajemen pengetahuan melalui pendekatan sistem perlu dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan knowledge management system dalam memfasilitasi pembangunan agrotechno edu-park. Penelitian ini ditujukan pada proses pembangunan agrotechno edu-park di Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul. Transformasi data menjadi pengetahuan yang difasilitasi oleh aplikasi berbasis website terdiri dari tiga komponen utama: 1) Pencatatan Harian, 2) Pohon Taksonomi Pengetahuan, dan 3) Forum Diskusi (Tanya Jawab). Proses manajemen pengetahuan dijalankan oleh Taruna Tani sebagai pengelola agrotechno edu-park dan difasilitasi oleh seorang ahli dari Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, Universitas Gadjah Mada. Implementasi dan pengujian sistem dilakukan dengan analisis K-GAP guna mengukur efektivitas kegunaan knowledge management system.
Knowledge is important for ensuring the sustainability of the organization. Knowledge management is an effort in obtaining, selecting, organizing, abstracting, storing, presenting, sharing, implementing, and reviewing the accumulated knowledge so that each member in an organization can utilize and increase the mastery of specific knowledge. Knowledge Management Sysyem (KMS) as a tool for assisting the implementation of the concept in a specified context. Agrotechno Edu-park stands for Agricultural Technology Education Park, a place for agricultural production, technology showroom, education and tourism as well. In the developing and establishing the concept of agrotechno edu-park, there is a vast amount of knowledge, but the ability of humans to use that knowledge is limited so that the potential can be lost. Consequently, it is necessary to manage the potential knowledge using a system. The objective of this study was to develop a knowledge management system for assisting the agrotechno edu-park establishment. The research was taken place in Sriharjo Village, Imogiri District, Bantul Regency. Data transformation to knowledge facilitated by a web-based application composed of three main components: 1) Regular daily post, 2) Knowledge Taxonomy Trees, and 3) Discussion (Question and Answer). The knowledge management cycle runs by the participation of youth farmer community as the operator of the agrotechno edu-park, facilitated by the expert from the Department of Agricultural and Biosystems Engineering, Universitas Gadjah Mada. Verification and system evaluation were conducted by GAP analysis to measure the effectivity and usability of the knowledge management system.
Kata Kunci : Knowledge Management, Knowledge Management System, Knowledge Taxonomy, Agrotechno Edu-park, Precission Agriculture.