Australian Foreign Policy in a Changing Asia-Pacific: A 'Middle Power' Response to a Regional Power Shift
MELKIOR MIRARI M, Dr. Dafri Agussalim, M.A.
2020 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONALSkripsi ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan luar negeri Australia tentang pergeseran kekuasaan antara Amerika Serikat dan Cina di Asia-Pasifik, melalui model middle power behavior. Iklim kekuasaan politik di Asia-Pasifik adalah dinamika yang terus berubah di mana negara-negara yang memiliki kekuasaan besar dan negara negara yang sedang meningkatkan kekuasaannya selalu melakukan praktik kekuasaan. Saat ini, transisi kekuasaan secara horizontal dari Barat ke Timur, merupakan hal baru di masa modern. Kategori negara-negara yang secara khusus dipengaruhi oleh fenomena ini adalah negara-negara dengan daya kekuasaan menengah atau middle power, salah satunya adalah Australia. Salah satu cara dimana middle powers dapat dikategorikan adalah melalui perilaku mereka dalam menanggapi masalah internasional tertentu. Dalam skripsi ini, fenomena pergeseran kekuasaan di Asia-Pasifik menjadi dasar pembuktian perilaku middle power Australia dan juga merupakan argumen pada skripsi ini. Ada beberapa peristiwa penting yang menarik perhatian, sehingga dapat dijadikan titik evaluasi, karena perilaku merupakan sesuatu yang reaktif. Oleh karena itu, perilaku tidak dapat diprediksi secara akurat. Skripsi ini menggunakan behavioral middle power model sebagai kerangka teori, yang merangkum tiga kecenderungan perilaku dari middle powers, yaitu; komitmen kepada nilai-nilai multilateralisme, merangkul kompromi pada saat konflik dan merangkul nilai-nilai moral yang disimpulkan sebagai good international citizenship. Meskipun ada tiga kecenderungan perilaku middle powers, dapat dilihat dalam skripsi ini bahwa Australia terkadang tidak berperilaku sesuai dengan model tersebut.
This thesis aims to evaluate Australian foreign policy on the the power shift between the United States and China in the Asia-Pacific, through the behavioral middle power model. The political power climate in the Asia-Pacific is an ever-changing dynamic where great and rising powers have always conducted an exercise of power. In the current time, it is the horizontal transition of power from the West to East, that is new to the modern world. A category of states that are particularly impacted by this phenomenon are middle power states, one of which is Australia. A way wherein middle powers are categorized are through their behaviors in response to a particular issue. In this thesis, the power shift phenomenon in the Asia-Pacific essentially becomes the proving ground of Australia's middle power behaviors and therefore, this thesis' arguments. There are several key instances that spikes interest, which allows an evaluation to be possible as behaviors are reactive, therefore are not always able to be predicted. This thesis utilizes the behavioral middle power model as its theoretical framework, which encapsulates the three main behavioral tendencies of middle powers, which are; a commitment to multilateralism, embracing compromise at times of conflict and embracing moral values through portraying good international citizenship. Despite being the three fundamental middle power behavioral tendencies, it is evident within this thesis that at times, Australia does not behave in accordance to the behavioral model.
Kata Kunci : Australian foreign policy, middle power behaviors, multilateralism, compromise, good international citizenship, power shift, Asia-Pacific, United States, China.