Laporkan Masalah

Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Mikoriza terhadap Pertumbuhan dan Hasil Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) dalam Pot

DIGA ADRIAN, Erlina Ambarwati, S.P., M.P.

2020 | Skripsi | S1 AGRONOMI

Penanaman cabai rawit dalam pot merupakan salah satu upaya peningkatan produksi cabai rawit yang dapat dilakukan pada lahan sempit atau terbatas dan penanaman di luar musim cabai rawit. Komposisi media tanam berperan penting dalam penanaman dalam pot karena sebagai kolam nutrisi bagi tanaman, sehingga dibutuhkan komposisi yang tepat agar pertumbuhan dan hasil cabai rawit optimal. Penambahan mikoriza pada media tanam dalam pot bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan hara dan mempercepat serapan air dan hara tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan komposisi media tanam dan mikoriza yang tepat untuk menghasilkan pertumbuhan dan hasil tananam cabai rawit terbaik. Penelitian ini dilakukan di Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) Universitas Gadjah Mada, Kalitirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta pada bulan April-Desember 2018. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 4 blok sebagai ulangan, 8 komposisi media tanam (terdiri dari tanah topsoil, pupuk limbah kotoran ayam, pasir, cocopeat, dan arang sekam), dan satu taraf penambahan mikoriza. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media tanam tanah topsoil: pupuk limbah kotoran ayam: cocopeat (1:1:1) + Mikoriza menunjukkan pertumbuhan dan hasil cabai rawit terbaik. Komposisi tersebut meningkatkan 148% luas daun tanaman dibandingkan media tanam tanpa mikoriza dan meningkatkan 315% bobot buah per tanaman dibandingkan media tanam tanpa mikoriza.

Nowadays with the rapid urbanization rate, there is not much space to grow crops. Growing crops in pots are more simple and practical ways to get fruits and vegetables in narrow space, including chili pepper. The composition of growing media plays an important role because it is used as nutrient pools for plants. The addition of mycorrhizae to growing media in pots aims to increase nutrient availability and accelerate the uptake of water and plant nutrients. The purpose of this study is to determine the type of growing media composition and mycorrhizae that can produce the best growth and yield of chili pepper. The experiment conducted at the Agrotechnology Innovation Center Universitas Gadjah Mada in Kalitirto Sub District Regency, Berbah District Regency, Sleman, Special Region of Yogyakarta on April-December 2018. This research was arranged in Randomized Complete Block Design (RCBD) with 4 blocks as replications, with 8 composition treatments (consist of topsoil, chicken manure waste, sand, cocopeat, and husk charcoal), and one level of mycorrhizae. The results showed that composition of topsoil: chicken manure waste: cocopeat (1: 1: 1) + Mycorrhizae shows the best growth and yield of chili pepper. This composition increased 148% of plant leaf area compared to the growing media without mycorrhizae and increased 315% of fruit weight per plant compared to the growing media without mycorrhizae.

Kata Kunci : cabai rawit, komposisi, media tanam, mikoriza

  1. S1-2020-364274-abstract.pdf  
  2. S1-2020-364274-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-364274-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-364274-title.pdf